Bangkit dari Pandemi: Industri Produk Bayi & Mainan Indonesia Gelar Pameran Internasional Hadirkan Tren Anyar

- Kamis, 24 November 2022 | 04:11 WIB
Ketum Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) Sutjiadi Lukas (tengah), Project Director Peraga Expo, Paul Kingsen (kanan), Ketum Aptiknas Soegiarto Santoso (ketiga kiri) Vice General Manager Of Chaoyu Expo, Leo Mo (kiri) Ketum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia, John Manopo (kedua kiri) (AG Sofyan )
Ketum Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) Sutjiadi Lukas (tengah), Project Director Peraga Expo, Paul Kingsen (kanan), Ketum Aptiknas Soegiarto Santoso (ketiga kiri) Vice General Manager Of Chaoyu Expo, Leo Mo (kiri) Ketum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia, John Manopo (kedua kiri) (AG Sofyan )
SUARAKARYA.ID: Bangkit dari Pandemi Covid-19, industri produk bayi dan mainan Indonesia menggelar pameran internasional dengan menghadirkan tren anyarnya.
 
Pameran industri mainan, produk bayi, produk maternity elektronik, smart appliance dan kebutuhan rumah tangga bertaraf internasional terlengkap dengan titel IBTE, IEAE, IGHE 2022 akan kembali diselenggarakan secara offline di Jakarta International Expo pada Rabu ini (23/11/2022) hingga 25 November 2022 setelah tertunda dua tahun akibat Pandemi Covid-19. 
 
 
Sutjiadi Lukas selaku Ketua Umum Asosiasi Mainan Indonesia menyatakan tiga pameran B2B adalah sangat bernilai dalam satu pusat lokasi yang akan memberi anda wadah terbaik untuk membawa bisnis selangkah lebih maju.
 
“Industri produk bayi dan mainan perlahan mulai bangkit setelah sempat terpuruk karena Pandemi Covid-19. Dan kami proyeksikan akan full recovery pada penghujung tahun ini melihat trend industri produk bayi dan mainan di Indonesia sudah banyak yang menggunakan teknologi 4.0 sehingga lebih mudah untuk mengikuti tren yang ada dan bersaing pada pasar global," ujar Sutjiadi Lukas kepada wartawan saat pembukaan Pameran Mainan Indonesia di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022).
 
 
Sutjiadi menyebut dengan adanya kebijakan sekolah daring, juga menjadi salah satu pendukung dalam memulihkan industri mainan. 
 
Lebih banyaknya waktu anak di rumah, jelas Sutjiadi, ternyata menjadi kebutuhan akan mainan untuk mengisi waktu menjadi meningkat.
 
 
Dimulai dari mainan tradisional, edukatif hingga mainan digitalisasi yang lebih efisien.
 
Sementara Soegiharto Santoso selaku Ketua Umum Aptiknas mengungkapkan dengan ikut sertanya pemerintah Indonesia dalam tren digitalisasi, secara tidak langsung akan membantu pertumbuhan bukan hanya pada industri mainan tetapi juga industri elektronik dan kebutuhan rumah tangga kedepannya. 
 
 
Bangkit dari Pandemi Covid-19, industri produk bayi dan mainan Indonesia menggelar pameran internasional dengan menghadirkan tren anyarnya (AG Sofyan )
"Tercatat pada kuartal I tahun 2022 sudah menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,8%," jelas Soegiharto.
 
Sedangkan Paul Kingsen, Project Director sebagai pihak penyelenggara pameran menyampaikan setidaknya ada lebih dari 150 perusahaan dari 3 negara di Asia yang berpartisipasi pada penyelenggaraan tahun ini.
 
Para peserta akan menampilkan berbagai produk dan inovasi unggulannya masing-masing dengan teknologi yang paling terupdate.
 
 
Paul Kingsen menegaskan IBTE, IEAE, IGHE 2022 berkomitmen mendukung pertumbuhan industri produk bayi, produk maternity, mainan, elektronik, smart appliance dan kebutuhan rumah tangga dalam negeri dengan mendatangkan berbagai perusahaan dari bidang bidang tersebut dimulai dari perusahaan terkemuka hingga pendatang baru.
 
“Dengan digelarnya IBTE, IEAE, IGHE 2022 yang diselenggarakan secara bersamaan dan menjadi 1 wadah, Peraga Expo optimis pameran ini akan memberikan pengaruh positif dan industri- industri yang terlibat di dalam menjadi berperan dalam kemajuan perekonomian negara," tutur Paul.
 
 
Selama periode pameran juga akan ada seminar atau workshop dengan mengangkat tema “Strategi Membangun Konten Viral” pada hari pertama.
 
Di hari kedua dihelat “Strategi Berjualan di Marketplace”, dan “Strategi memulai bisnis melalui Konten” pada hari terakhir.
 
Pada tahun ini, pameran akan di buka mulai pukul 10.00 -18.00 WIB, dan pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya alias free entrance. 
 
 
 
Pengunjung yang ingin hadir juga sudah bisa melakukan pre- registrasi melalui www.ibte.co.id atau www.ieae.co.id. 
 
Info lebih lanjut mengenai penyelenggaraan pameran IBTE, IEAE, IGHE 2022 dapat diakses melalui www.peragaexpo.com. ***
 
 

Editor: Markon Piliang

Sumber: Liputan langsung lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baim Rilis Single Tak Bisa Lagi Kehilangan

Rabu, 18 Januari 2023 | 19:18 WIB

Deep Purple Bakal Konser di Solo, Cek Harga Tiketnya

Jumat, 13 Januari 2023 | 13:08 WIB
X