• Senin, 26 September 2022

Taman Nasional Manusela Dibuka Namun Menerapkan Protokol Kesehatan Yang Ketat

- Minggu, 27 Maret 2022 | 07:58 WIB
Taman Nasional Manusela Maluku Tengah (Istimewa)
Taman Nasional Manusela Maluku Tengah (Istimewa)

SUARAKARYA.ID: Balai Taman Nasional  Manusela  dibuka namun  menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap para wisatawan. Pengunjung juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan menghargai masyarakat setempat.

 Diinformasikan, Balai Taman Nasional Manusela  membuka kembali kunjungan wisata di kawasan konservasi di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku itu, mulai tanggal 24 Maret 2022, dan salah satunya kunjungan wisata alam ke kawasan pendakian gunung Binaiya yang cocok untuk traveller yang mau healing sambil menikmati keindahan alam.

Kepala Balai Taman Nasional (TN) Manusela, MHD Zaidi di Ambon, Sabtu, mengatakan kawasan konservasi tersebut sempat ditutup cukup lama karena dampak pandemi Covid 19. Meskipun kini sudah kembali dibuka, lanjutnya, namun jumlah kunjungan masih dibatasi hanya 30 persen dari biasanya. 

Baca Juga: Bangga PT Kilang Pertamina Internasional RU VII Kasim Sabet Penghargaan Best Public Relation CSR PRIA Award 

“Pembatasan ini kan kita mengacu kepada aturan pemerintah pusat. Dalam kabupaten, kita mengarah pada gugus tugas, yang membatasi area wisata dengan 50 persen,” kata Zaidi.. 

Ia menjelaskan untuk lokasi pendakian binaiya jalur Piliana, kunjungan per hari dibatasi dua orang hingga maksimal 34 orang per hari. Kemudian di jalur Huaulu maksimal kunjungan 77 orang per hari. Sedangkan untuk destinasi wisata Pantai Ora dan sekitarnya, kapasitas kunjungan untuk piknik maksimal 108 orang per hari, untuk berenang 109 orang, snorkling 13 orang, dan tracking 19 orang per hari.

Untuk lokasi Goa Hatusaka, kapasitas untuk kemah hanya dua orang per orang, dan tracking 11 orang. Untuk lokasi tracking mangrove, kapasitas untuk kemah lima orang, wisata mangrove satu orang, berenang 56 orang, piknik 22 orang, dan tracking 22 orang. Untuk jalur Birdwatching jalan SS Trans Seram, Birdwatching, 20 orang, dan tracking 25 orang. 

Baca Juga: Pengurus DPD Partai Demokrat Papua Barat Dilantik

Menurutnya, meskipun diberikan peluang sesuai surat edaran Bupati Maluku Tengah sebesar 50 persen, namun dirinya mengambil langkah untuk membatasi hanya 30 persen, ini untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan Covid 19 kembali. 

“Jadi saya sekarang masih agak protektif. Jadi saya buka aja 30 persen walaupun kapasitasnya di sana bukanya 50 persen, tetap saya buka dulu 30 persen, melihat perkembangan. Kalau 30 persen ini tidak bermasalah termasuk tingkat penularan Covid 19, termasuk kesiapan lapangannya oke, mungkin saya akan naikkan ke 50 persen,” jelasnya. ***

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Terkini

Bali Siap Sambut Puluhan Negara Peserta Kongres DWP

Jumat, 26 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Wisata Alam Malang, Coban Rondo

Selasa, 23 Agustus 2022 | 16:55 WIB

Wisata Gunung Bromo, Ini 8 Lokasi Andalannya

Jumat, 19 Agustus 2022 | 08:17 WIB

Wisata Bogor, Mau yang Bergaya Eropa Ada di Sini

Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:17 WIB

Nimo Highland, Destinasi Wisata Bandung Terbaru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:47 WIB

Wisata Bandung Paling Hits dan Favorit Wisatawan

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:23 WIB
X