• Selasa, 9 Agustus 2022

Premi Asuransi Mobil Lebih Mahal dari Biasanya? Ternyata Ini 4 Penyebabnya

- Sabtu, 12 Februari 2022 | 22:36 WIB
Masyarakat atau konsumen dituntut jeli ketika membayari premi asuransi mobil lebih mahal dari biasanya (AG Sofyan)
Masyarakat atau konsumen dituntut jeli ketika membayari premi asuransi mobil lebih mahal dari biasanya (AG Sofyan)

Ketersediaan suku cadang juga menjadi salah satu faktor yang termasuk dalam usia mobil. Semakin tua sebuah mobil, maka suku cadang pengganti juga akan semakin sulit untuk ditemukan.

Berbeda dengan mobil baru dengan ketersediaan suku cadang yang melimpah. Di dalam dunia asuransi mobil ada istilah yang bernama loading fee, yaitu biaya tambahan untuk premi apabila usia mobil sudah melebihi 5 tahun. Tiap-tiap perusahaan asuransi juga biasanya memiliki peraturan tersendiri mengenai batas maksimal usia mobil yang boleh diasuransikan yaitu 10 hingga 15 tahun.

Model dan Merek Mobil

Selain usia, model, dan merek mobil juga secara umum turut memengaruhi besaran premi asuransi mobil. Hal ini tentu wajar saja terjadi karena biaya perbaikan dan suku cadang dari model maupun merek mobil tertentu pasti dibanderol dengan harga yang berbeda.

Baca Juga: Penting, Peran Asuransi Bantu Berikan Solusi Perbaikan Ekonomi Di Masa Pandemi

Secara logika, suku cadang dan biaya perbaikan dari mobil mewah atau mobil sport tentu lebih mahal ketimbang jenis mobil lain pada umumnya. Fakta ini juga berlaku untuk merek mobil tertentu yang biasanya diasosiasikan dengan harga lebih mahal dibandingkan dengan merek-merek lainnya.

Perbedaan biaya tersebut yang mengharuskan perusahaan asuransi mobil untuk memasang tarif premi lebih mahal kepada nasabahnya untuk beberapa jenis mobil.

Risiko Pencurian dan Kecelakaan

Percaya atau tidak, ada beberapa jenis mobil yang termasuk dalam daftar mobil yang paling sering dicuri di Indonesia. Biasanya mobil-mobil ini memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dan secara tidak langsung akan memengaruhi harga premi asuransi yang akan diberikan.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Kinerja Asuransi Mulai Tumbuh Positif

Halaman:

Editor: Agoes Sofyan, SH.MM

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X