• Selasa, 16 Agustus 2022

Targetkan Pengumpulan Zakat  Rp26 T, Baznas Siap Kerja Keras Dorong 1,5 Juta Mustahik Jadi Muzaki

- Rabu, 5 Januari 2022 | 21:28 WIB
Ketua Baznas RI Prof Dr Noor Achmad MA (mengenakan kopiah tengah)  bersama para pimpinanan  Baznas  RI menghadiri tsyakuran 1 tahun kepengurusan Di lantai 5 kantor Baznas Jalan Matraman Raya, Jakarta, Rabu (6/1/2022).
Ketua Baznas RI Prof Dr Noor Achmad MA (mengenakan kopiah tengah) bersama para pimpinanan Baznas RI menghadiri tsyakuran 1 tahun kepengurusan Di lantai 5 kantor Baznas Jalan Matraman Raya, Jakarta, Rabu (6/1/2022).

JAKARTA: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan pengumpulan Zakat Infak Sedekah (ZIS) dan Dana sosial keagamaan lain (DSKL) secara nasional bisa mencapai Rp26 triliun pada 2022.

Sementara perolehan pengumpulan ZIS DSKL nasional pada tahun 2021 mencapai Rp11,5 triliun. Data perolehan zakat secara nasional dari Baznas tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini masih terus bertambah, dikarenakan laporan yang diterima Baznas belum mencapai 100 persen.

Seiring dengan meningkatnya pengumpulan dana zakat, Baznas juga bersemangat mendorong 1,5 juta mustahik ( keluarga pra sejahtera penerima zakat) menjadi muzaki ( keluarga yang menunaikan zakat). Hal tersebut dikatakan  oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA, dalam acara Tasyakuran Satu Tahun Pimpinan Baznas 2020 – 2025, Capaian Akhir Tahun 2021 dan Program Baznas 2022 Bersama  para wartawan yang tergabung dalam Baznas Media Center (BMC), di  lantai 5 Kantor Baznas Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan Baznas RI  Zainulbahar Noor, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan,  Kolonel (Purn) Nur Chamdani, KH. Achmad Sudrajat, Deputi Baznas  M Arifin Purwakananta, dan Sekretaris Utama Baznas Ahmad Zayadi, dan jajaran direksi.

"Untuk tahun 2022 Baznas secara nasional punya target pengumpulan Rp26 triliun. Adapun metode penghitungan pembagian pengumpulan ZIS-DSKL dilakukan dengan rata-rata dari tiga komponen yaitu persentase pengumpulan 2019-2020 (rata-rata geometrik), persentase pengumpulan 2020, dan persentase potensi zakat wilayah provinsi,” ujarnya.

Noor menjelaskan, target pengumpulan zakat tahun 2022 pada tingkat OPZ yaitu Baznas RI sebesar Rp 760 miliar, Baznas provinsi sebesar Rp 2,12 triliun, Baznas kabupaten/kota sebesar Rp6,94 triliun dan LAZ sebesar Rp16,17 triliun.

Menurut  Noor Achmad yang mantan anggota DPR RI ini, untuk mencapai target tersebut perlu adanya semangat kolaborasi dan kerja sama antara semua pegiat zakat Baznas maupun LAZ se-Indonesia dan ekosistem zakat lainnya untuk mencapai target yang tinggi di tahun depan.

"Adapun capaian Baznas di tingkat pusat sepanjang 2021 telah melampaui target dengan peningkatan sebesar 33 persen dibanding pengumpulan sepanjang 2020. Pencapaian ini juga tentu tidak terlepas dari peran para wartawan yang turut menebarkan Gerakan Cinta Zakat di tengah masyarakat," ucapnya.

Prof Noor mengatakan, pencapaian yang baik ini akan menjadi modal bagi pengumpulan ZIS dan DSKL tahun depan secara nasional dari Baznas dan LAZ.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

X