• Kamis, 8 Desember 2022

Pj Ketua Umum Orari Pusat Sebut Munas Lanjutan Di Bengkulu Tidak Sah

- Jumat, 17 Desember 2021 | 18:34 WIB

JAKARTA: Menyikapi  perkembangan pasca  Munas XI Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Pusat,  yang ricuh dan dibubarkan oleh polisi  di Jakarta, Sabtu-Minggu (26-28 November 2021),  

Pejabat (Pj) Ketua Umum Orari Pusat Sugeng Supriyatna- YBØSGF, mengeluarkan delapan pernyataan tegas agar menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya keluarga besar Orari.

Hal itu untuk menjaga persatuan, kesatuan dan marwah Orari, sebagai organisasi  yang telah matang dan dicintai masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, Munas XI Orari  Jakarta, 26-28 November diberhentikan oleh Kapolsek Setia Budi, Kompol Beddy Suwensi  bersama Kanit Intel Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (27/11/2021). 

Sebanyak dua kali, yaitu sekitar pukul 13:30 WIB dan pukul 15:30 WIB karena terjadi kericuhan yang menimbulkan korban. Dalam suratnya yang disampaikan kepada wartawan,  Sugeng Prijatna menyampaikan  delapan poin pernyataan, antara lain pertama, bahwa Munas XI Lanjutan di Bengkulu, 11-12 Desember 2021 tidak sah.

Sebab, tidak jelas siapa yang mengadakan dan juga tidak berwenang. Kedua, Penanggungjawnya Orari Daerah Bengkulu, tapi yang mengundang Pimpinan Sidang Pleno yang sudah  masa tugasnya.

Munas XI Orari di Jakarta, 26-28 November 2021 menghasilkan Keputusan No 001 tentang Pengesahan Peserta dan Pelaksanaan Munas XI Orari. Keputusan No 002 tidak menyelwsaikan tugas pokok .

Seperti diketahui, kericuhan di Munas XI Orari, Jakarta  diduga diakibatkan oleh ketidak mampuan Pimpinan Sidang Pleno  mengendalikan peserta Munas, sehingga saat dihentikan polisi.

“Jadi tidak benar kalau Munas XI Orari diskorsing oleh pimpinan sidang. Memang pada Minggu (28/11/2021)  ada pertemuan antara Pimpinan Sidang Pleno dengan Sekjen Orari yang meminta fasilitas untuk membuat satu Keputusan Munas yaitu Keputusan Nomor 004 tentang Skorsing Sidang Pleno Munas dan meminta dukungan teknis, dan panitia untuk penyelenggaraan Munas berikutnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

Kemnaker Buka Akses Pemagangan ke Korea

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:32 WIB
X