• Selasa, 25 Januari 2022

Kemnaker Launching Pusat Informasi Dan LTSA Responsif Gender

- Senin, 29 November 2021 | 20:49 WIB
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi. (foto, ist)
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi. (foto, ist)

JAKARTA: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan International Labour Organization (ILO)-UN Women Safe and Fair, Koalisi Perempuan Indonesia, Kalyanamitra, serta Women Crisis Center Mawar Balqis telah mengintegrasikan layanan Migrant Worker Resource Centre (MRC) ke dalam LTSA.

Hal itu, dilakukan di Cirebon, Blitar, Tulungagung, serta Lampung Timur. Seperti diketahui, Kemnaker bersama Pemerintah Daerah (Pemda) telah memfasilitasi pembentukan 46 Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA).

"Alhamdullilah, kami telah melaunching Pusat Informasi dan LTSA yang Responsif Gender (Migrant Worker Resources Center (MRC) di Kabupaten Cirebon, dan hari ini akan di launching untuk di Kabupaten Lampung Timur," tutur Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Anwar Sanusi, saat Launching Integrasi LTSA dengan Migrant Worker Resources Center (MRC) secara virtual, dari Jakarta, Senin (29/11/2021).

Sekjen Anwar mengungkapkan, Pusat Informasi dan LTSA yang responsif gender merupakan percontohan pertama di Indonesia dan ASEAN. Dalam membangun layanan terpadu dan terkoordinasi, untuk meningkatkan pelindungan perempuan PMI dan keluarganya sejak dari tingkat desa.

Pembentukan MRC ini, mendukung perluasan fungsi LTSA, khususnya dengan layanan non administratif yang lebih tanggap gender. Dengan adanya Integrasi MRC-LTSA. diharapkan fungsi LTSA dapat makin optimal, mudah diakses dalam memberikan layanan perlindungan menyeluruh dan responsif gender bagi PMI.

"Saya menyambut baik kerja sama ini yang merupakan bentuk upaya kita, dalam melakukan penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan PMI, dalam keseluruhan proses penempatan," terangnya.

Dia menegaskan, peran Pemda menjadi sangat sentral dalam memberikan layanan informasi membuat basis data PMI dan menyediakan, serta memfasilitasi pelatihan kerja kepada CPMI. "Saya sangat menyadari, tugas dan tanggung jawab ini pastilah sangat berat. Apalagi saat pandemi Covid-19 sekarang ini," ujar Sekjen.

Dia mengapresiasi komitmen dari Pemda Lampung Timur dalam menginisiasi pembangunan LTSA-PPMI melalui APBD Tahun 2022. "Kami akan mendukung penuh pembentukan LTSA ini sesuai dengan arahan Menaker Ida Fauziyah, yang minta seluruh K/L dan stakeholders terkait dapat memberikan kontribusinya dalam optimalisasi fungsi LTSA," ucapnya.***

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

Warga Diimbau Bantu Turunkan Angka Penularan Covid 19

Selasa, 25 Januari 2022 | 00:29 WIB

Warga Pedesaan Lwbih Makmur Dibanding Warha

Senin, 17 Januari 2022 | 21:48 WIB
X