• Minggu, 27 November 2022

Gita Santih Nusantara Gelar Dialog Dan Doa Untuk Bangsa

- Minggu, 15 Agustus 2021 | 22:33 WIB

JAKARTA: Memperingati 76 tahun Indonesia Merdeka, Gita Santih Nusantara menyelenggarakan dialog  kebangsaan dan doa untuk bangsa, pahlawan dan kesehatan yang berlangsung di Jakarta Sabtu (14/8/2021) malam. 

Acara secara virtual tersebut mengangkat tema  "Memaknai Kemerdekaan Melalui Toleransi dan Kedamaian" dihadiri Panglima TNI Marsekal Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP,  Koordinator Staf Khusus Presiden RI, AAGN Ari Dwipayana sebagai pembina dan Bhawati Nyoman Kertia selaku ketua Gita Santih Nusantara (GSN).

Dalam menyampaikan pesannya Ari Dwipayana optimis bahwa bangsa Indonesia mampu mengatasi krisis akibat pandemi sekarang ini.

"Jiwa patriotisme dan semangat kebersamaan  bahu membahu terlihat makin menguat di saat bangsa ini menghadapi tantangan pandemi Covid 19. Dengan semangat dan persatuan inilah maka kapal besar Indonesia akan kuat melaju di tengah badai," ujarnya. 

Sementara Panglima TNI  Marsekal Hadi Tjahyanto dalam amanatnya menitik beratkan pada masalah kemerdekaan, toleransi dan kedamaian.

Panglima memberikan contoh kehidupan yang toleran di Pulau Yapen Papua. Yaitu seorang guru Muslim bernama Agus Rangkuti alumnus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang mengajar di Yapen. 

Dia melaksanakan ibadah sebagai seorang Muslim  dengan damai di rumah induk semangnya warga setempat keluarga Protestan yang taat.

"Memang toleransi adalah buah saling menghormati di tengah perbedaan.Toleransi adalah perekat kesatuan dan persatuan bangsa," tandas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto.

Ketua GSN Bhawati Nyoman Kertia dalam laporannya menjelaskan dialog dan doa kebangsaan ini bertujuan mendorong generasi muda untuk memandang bahwa kemerdekaan Indonesia ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan. 

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

Hindari PHK, Kemnaker Dorong Dialog Bipartit 

Kamis, 24 November 2022 | 17:40 WIB
X