Kembaker Luncurkan BSU Termin II, Untuk 3.149.031 Pekerja Dengan Anggaran Rp3,77 Triliun

- Selasa, 17 November 2020 | 15:51 WIB
Menaker Ida Fauziyah.(foto,ist)
Menaker Ida Fauziyah.(foto,ist)

JAKARTA: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menyalurkan bantuan pemerintah berupa bantuan subsidi gaji/upah (BSU) termin kedua untuk para penerima yang masuk dalam tahap (batch) III. Pada batch III ini, Kemnaker menyalurkan BSU pada 3.149.031 pekerja/buruh dengan anggaran mencapai Rp3,77 triliun.

Dengan disalurkannya tahap III, secara keseluruhan pada termin kedua ini Kemnaker telah menyalurkan BSU pada 8.042.847 pekerja/buruh. Sebelumnya, pada tahap I, Kemnaker menyalurkan BSU pada 2.180.382 pekerja/buruh, dan pada tahap II disalurkan pada 2.713.434 pekerja/buruh. Jumlah anggaran untuk ketiga tahap pada termin kedua ini mencapai Rp9,65 triliiun.

“Hari ini, termin kedua subsidi gaji/upah untuk tahap III kembali disalurkan. Sesuai dengan komitmen yang telah kami sampaikan sebelumnya, proses penyaluran subsidi gaji/upah kami percepat, karena datanya mengacu pada para penerima di termin I yang lalu yang sudah clear and clean. Percepatan penyaluran ini sebagai ikhtiar pemerintah untuk membantu daya beli pekerja/buruh yang terdampak pandemi Covid-19,” terang Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, lewat siaran pers Biro Humas Kemnaker, di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Jika dilihat dari realisasi sementara penyaluran BSU termin kedua, tahap I telah tersalurkan pada 844.083 pekerja/buruh atau 38,71 persen. Sedangkan tahap II telah tersalurkan kepada 685.427 pekerja/buruh atau 25,26 persen.

Jumlah anggaran yang sementara tersalurkan dari tahap I dan II sebesar Rp1,8 triliun. Laporan sementara dari Bank Penyalur per Minggu (15/11/2020), realisasi penyaluran untuk termin kedua secara total tahap 1 dan tahap 2, sudah mencapai 1,5 juta orang.

"Sisanya masih dalam proses penyaluran dan terus kami monitor perkembangan penyalurannya. Saya mohon agar para pekerja/buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer Bank Penyalur ke masing-masing rekening penerima cukup besar, baik yang rekeningnya Bank Himbara maupun yang rekeningnya Bank Swasta," ujar Menaker.

Dia menjelaskan, termin kedua merupakan penyaluran BSU periode November-Desember 2020. Sebelumnya, pada termin pertama, Kemnaker telah menyalurkan BSU pada 12.252.668 pekerja/buruh atau 98,78 persen dari target penyaluran sebanyak 12.403.896 penerima.

Sejumlah calon penerima belum dapat menerima BSU karena adanya beberapa kendala. Seperti duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, atau rekening yang telah dibekukan.

“Selain itu, terdapat rekening yang tidak sesuai NIK dan rekening yang tidak terdaftar di kliring. Jumlahnya rekening bermasalah ini mencapai 151 ribu rekening,” jelas Menaker.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

X