• Minggu, 14 Agustus 2022

IPB Dan Baznas Pusat Gelar Islamic Economics Winter Course

- Rabu, 16 September 2020 | 10:32 WIB
Islamic Economics Winter Course 2020 digelar secara virtual oleh IPB-Baznas Pusat, Rabu (16/9/2020).
Islamic Economics Winter Course 2020 digelar secara virtual oleh IPB-Baznas Pusat, Rabu (16/9/2020).

JAKARTA: Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) besinergi menggelar forum intelektual dalam bentuk short course dengan judul Islamic Economics Winter Course 2020.

Berbeda dengan acara Islamic Economics Winter Course sebelumnya, acara tahun ini berlangsung melalui media daring yang digelar selama tujuh hari, mulai Senin-Rabu (14-23/9/2020).

Mengangkat tema “Islamic Social Finance and Its Role for Achieving SDGs", forum ini mengundang narasumber dengan kualifikasi yang tinggi di bidang Islamic Social Finance dan dikenal baik di seluruh belahan dunia.

Di antaranya oleh Dr. Resfa Fitri selaku Ketua Panitia, Rektor IPB, Prof Arif Satria, Direktur Puskas Baznas, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Ketua Komunitas Islam di Bosnia Herzegovina, Dr. Elnur Salihovic. Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Syariah IPB, Dr. Asep Nurhalim, Direktur Direktorat Program Internasional IPB, Prof. Iskandar Zulkarnaen Siregar, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Prof Nunung Nuryatono.

Para peserta Islamic Economics Winter Course berjumlah 78 dengan background yang beragam dari praktisi, peneliti dan akademisi. Tidak hanya itu, lebih dari sepertiga peserta berasal dari luar negeri seperti India, Bangladesh, Kenya, Malaysia, Algeria, Maroko, Singapura, Nigeria, Sri Lanka hingga Jerman. Direktur Pusat Kajian dan Strategis Baznas1, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal mengatakan dengan peserta yang memiliki latar belakang yang beragam, forum ini dapat menjadi network baru dan unik yang bisa memperkaya pengalaman mengenai Islamic Social Finance.

“Terima kasih kepada IPB atas kerja sama yang terjalin dengan melibatkan Baznas dalam forum internasional ini. Islamic Social Finance memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan dan menggapai aspirasi SDGs," katanya.

Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai jenis program yang dilakukan oleh berbagai instrumen dari Islamic Social Finance seperti Zakat, Wakaf dan keuangan mikro, yang memiliki irisan dengan tercapainya SDGs, diantaranya adalah pengentasan kemiskinan dan kelaparan, pendidikan berkualitas, air dan sanitasi dan banyak lainnya.

Hasbi menambahkan dari forum ini, diharapkan akan lahir perspektif, strategi dan kajian yang tak hanya relevan dengan isu pandemi Covid-19, namun juga menjadi wadah optimisme baru untuk memacu potensi Islamic Social Finance dalam upayanya memenuhi SDGs.

“Forum Islamic Economics Winter Course ini juga dapat membuat banyak terobosan dan memperbarui semangat untuk membumikan ekonomi Islam dengan segala manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

X