• Sabtu, 24 September 2022

Semangat Moto GP Membalut Program Bimtek Dan BISA Kemenparekraf

- Selasa, 29 September 2020 | 11:37 WIB

LOMBOK: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Bimbingan Teknis SDM Ekonomi Kreatif Fotografi bagi pelaku usaha dan ekonomi kreatif di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada seratus peserta yang terdiri dari peserta dari unsur IKM, PAM pariwisata, wartawan/media, pegiat pariwisata, Pokdarwis Desa Kuta, Forum Pemuda Desa Kuta, Forum Dewi Tastura dan stakeholder lainnya yang berada di dua lokasi.

Sekadar informasi, balap berkelas internasional akan dilaksanakan di Sirkuti Moto GP Mandalika. Rencananya, akan digelar pada tahun 2021 mendatang. Analis Kabijakan Ahli Madya/Koordinator Edukasi III Direktorat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Toar RE Mangaribi menerangkan, ada dua kegiatan yang diselenggarakan di NTB. "Untuk gerakan BISA ini adalah sebetulnya blanded aktivity di dalamnya. Kalau di tempat kami adalah bagian dari kegiatan Bimtek. Lombok Mandalika ini adalah sangat kaya dengan destinasi pariwisata. Apalagi ada semangat Moto GP yang akan dilaksanakan di Mandalika dan Lombok Tengah dipastikan mendapatkan dampak positifnya,"kata Toar.

 

Sebagai divisi yang fokus pada pengembangan SDM ekonomi kreatif, Toar mengaku instansinya sangat fokus pada pengembangan bidang ekonomi kreatif. "Peserta Bimtek ini lebih fokus kepada potografi dan nantinya akan diberikan bimbingan secara teknis dan lebih dalam bagaimana mengunakan smartphone, bagaimana nantinya dengan samrtphone bisa mendapatkan pemasukan, bagaimana kita bisa lebih cerdas menggunakan alat agar alat itu memberikan income kepada kita. Ini juga bisa menjadi bahan untuk berpromosi jelang Moto GP," terang dia.

Ke depan, bukan tak mungkin akan diselenggarakan kegiatan ekonomi kreatif lainnya yang bisa menjadi bekal bagi masyarakat. Pada kegiatan yang sama, Toar menjelaskan kegiatan ini dipadukan dengan program BISA yang merupakan gerakan untuk memperbaiki kebersihan, keamanan dan kenyamanan destinasi wisata. "Kita lihat juga sudah ada peralatan kebersihan. Ini merupakan gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) dan peralatan ini untuk disumbangkan ke masyarakat yanga ada di sekitar sini," kata dia.

Seperti yang sudah dibahas, kata Toar, Lombok bakal menjadi lokasi perhelatan balap motor bergengsi tingkat dunia, MotoGP. Tentu saja tak hanya penyiapan destinasi dan fasilitas pendukungnya, termasuk juga di dalamnya adalah penyiapan sumber daya manusianya. "Kita tahu MotoGP akan diselenggarakan di sini. Tentu saja segala fasilitas pendukungnya harus dipersiapkan dengan baik, termasuk sumber daya manusianya. Program Bimtek ini memperkuat sumber daya manusianya. Sementara kegiatan BISA mempercantik serta menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang datang berlibur," tuturnya.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya mebambahkan, sebagai kawasan wisata, NTB khususnya Lombok Tengah memiliki destinasi wisata unggulan yang perlu untuk terus didukung. Salah satunya dalam hal rencana pelaksanaan MotoGP yang sudah dirancang oleh pemerintah di Mandalika. "Lombok memiliki potensi industri ekonomi kreatif yang beragam. Potensi sebagai destinasi wisata dunia tentu harus didukung. Untuk itu, sinergi besar seluruh stakeholder pariwisata sangat diperlukan di sini,” tegas Wisnu

Menaikkan daya tawar Lombok, aksi riil pun dilakukan. Melalui program BISA, dukungan berupa Wastafel Portable Anti Covid-19 dan peralatan kebersihan diberikan. Wastafel ini didesain khusus dengan meminimalkan sentuhan tangan. Bila ingin mengalirkan air, tinggal menekan pijakan kaki di bawah. Pun demikian dengan sabun pencucitangannya. Selain itu Kemenparekraf juga menyediakan mesin potong rumput, tempat sampah permanen, tong sampah dorong, tong sampah Keta produk lokal, wastafel portabel Anto Corona produk lokal, gerobak sampah dorong satu roda dan foto booth.

Rangkaian program BISA dan Bimtek SDM Ekonomi Kreatif Fotografi ditutup dengan aksi bersih-bersih di kawasan wisata Lombok. Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, seluruh potensi yang dimiliki Lombok mendapatkan porsi branding ideal.

Halaman:

Editor: Syamsudin Walad

Terkini

Bali Siap Sambut Puluhan Negara Peserta Kongres DWP

Jumat, 26 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Wisata Alam Malang, Coban Rondo

Selasa, 23 Agustus 2022 | 16:55 WIB

Wisata Gunung Bromo, Ini 8 Lokasi Andalannya

Jumat, 19 Agustus 2022 | 08:17 WIB

Wisata Bogor, Mau yang Bergaya Eropa Ada di Sini

Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:17 WIB

Nimo Highland, Destinasi Wisata Bandung Terbaru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:47 WIB

Wisata Bandung Paling Hits dan Favorit Wisatawan

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:23 WIB
X