• Selasa, 31 Januari 2023

Tolak Demo HUT OPM, Tokoh-Tokoh Lintas Generasi ini Bicara Makna Merdeka

- Rabu, 30 November 2022 | 11:28 WIB
Dra. Sipora Nelci Modouw, M.M Ketua Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua.
Dra. Sipora Nelci Modouw, M.M Ketua Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua.

SUARAKARYA.ID: Jelang 1 Desember, yang oleh kelompok kepentingan tertentu menjadikannya sebagai hari lahir Organisasi Papua Merdeka (OPM), kerap memberikan pekerjaan rumah sendiri bagi aparat Polri dan TNI, khususnya di wilayah Bumi Cenderawasih ini.

Di beberapa titik rawan seperti di Jayapura, Mimika, Manokwari, dan Kaimana, gabungan aparat Polri dan TNI tampak intens melakukan Razia dalam rangka cipta kondisi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat.

Menyikapi aksi-aksi 1 Desember sebagaimana terjadi pada tahun-tahun sebelumnya yang selalu diwarnai dengan tuntutan referendum untuk memisahkan wilayah Papua dari NKRI, sejumlah tokoh di Jayapura, Keerom dan Sarmi angkat bicara. Mereka meminta warga Papua, khususnya generasi muda untuk tidak terpengaruh oleh ajakan-ajakan ‘merdeka’ yang kerap disuarakan oleh para aktivis pendukung OPM.

Baca Juga: Ingin Papua Bersih dari Korupsi, ini Harapan Pemuka Agama dari Keerom

“(Kelompok pendukung OPM) Ini didominasi oleh kelompok-kelompok yang belum puas. Katanya 1 Desember itu hari merdeka. Merdeka yang mereka mimpikan itu mungkin merdeka angan-angan saja. Dia mimpi sesuatu yang impossible. Saya anak veteran jadi saya harus bicara begitu,’’ tegas  Dra. Sipora Nelci Modouw, M.M Ketua Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua ini.

Mama Sip, begitu ia biasa disapa, yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Provinsi Papua ini mengatakan, anak-anak muda yang aktif menyuarakan Papua merdeka telah dipengaruhi oleh informasi-informasi yang sengaja dipelintir oleh kelompok kepentingan tertentu, baik di luar negeri maupun di Papua sendiri.

‘’Saya tidak terlalu paham apakah mereka punya relasi dengan orang lain atau dengan pihak-pihak yang menjadi support mereka dari belakang atau tidak,’’ sebut Mama Sip.

Baca Juga: Pendeta Joop Suebu: Pengelola Uang Rakyat Papua yang Menyeleweng Perlu Diberi Efek Jera

Tapi, lanjut anak kandung Poreu Abner Ohee pelaku sejarah Kongres Pemuda 1928 ini, perlu upaya sungguh-sungguh dari semua stakeholder di NKRI ini untuk mengalihkan pikiran merdeka para aktivis pendukung OPM ini ke hal-hal yang lebih konstruktif. Misalnya memberikan kesadaran kepada mereka tentang persoalan-persoalan riil seperti kemiskinan yang menjadi tantangan terbesar orang Papua.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Konflik Kepentingan

Senin, 30 Januari 2023 | 07:39 WIB

Tuan Guru Kocak ini Pimpin DPD Bamusi NTB

Selasa, 24 Januari 2023 | 18:59 WIB
X