• Selasa, 7 Februari 2023

Wartawan se ASEAN Lahirkan “Bali Declaration” di Pulau Dewata

- Jumat, 14 Oktober 2022 | 16:31 WIB
Penyelengaraan The 20th General Assembly Confederation Of Asean Journalist  (CAJ) di Bali berdampak positif untuk jurnalism dan tourism (Ist)
Penyelengaraan The 20th General Assembly Confederation Of Asean Journalist (CAJ) di Bali berdampak positif untuk jurnalism dan tourism (Ist)

SUARAKARYA.ID: Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mengapresiasi penyelenggaraan The 20th General Assembly Confederation Of Asean Journalist  (CAJ) atau Sidang Umum ke-20 Konfederasi Wartawan ASEAN di Bali. Pasalnya, Bali paling terdampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi anjlok hingga dalam posisi minus.

"Ya, selain untuk meningkatkan kualitas SDM para wartawan di negara ASEAN termasuk kualitas informasi yang disampaikan, juga turut membantu mempromosikan pariwisata Bali yang amat terpuruk," ujar Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Usman Kansong pada acara jamuan makan malam yang difasilitasi di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot Kabupaten Tabanan, Bali, Kamis (13/10).

Lanjut Usman, melalui acara ini sekaligus mempromosikan DTW Tanah Lot dan obyek wisata lainnya seperti Bedugul dan Danau Beratan.

"Khususnya obyek wisata yang ada di Tabanan dan Bali pada umumnya. Kita tahu Bali mengandalkan pariwisata. Nah ketika terpuruk, di sinilah kepedulian kita membantu Bali," sambungnya.

Baca Juga: Ketua Umum PWI Atal S Depari Presiden CAJ Siap Dukung Presiden Jokowi sebagai Ketua ASEAN

Ke depan, kata Usman, penyelenggaraan bisa dilaksanakan di kabupaten lainnya di Bali sehingga pariwisata Bali kembali menggeliat.

Bali Declaration atau Deklarasi Bali yang dihasilkan oleh penyelenggaraan CAJ ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi, kerja sama dan meningkatkan kualitas jurnalisme di negara-negara ASEAN.

"Bagimana kita ciptakan good jurnalism di tengah serbuan teknologi dan disrupsi digital," jelas mantan wartawan ini.

Usman mengatakan, teknologi digital memunculkan disinformasi, hoax, misinformasi dan malinformasi sehingga peran wartawan ini masih dipercaya oleh publik untuk menyebarkan informasi yang akurat melalui mekanisme jurnalistik yang benar, mekanisme cek dan ricek serta mekanisme verifikasi yang tidak dilakukan oleh media sosial.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nasdem Sambangi Golkar, Bahas Apa ?

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:20 WIB
X