• Rabu, 30 November 2022

Ketum Hipakad Hariara Tambunan Ingatkan Rongrongan NKRI Tidak Pernah Berhenti: Pancasila Pemersatu Bangsa!

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 07:51 WIB
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) periode 2022-2027 Hariara Tambunan mengingatkan ancaman rongrongan NKRI tidak pernah berhenti, Pancasila terus menjadi pemersatu bangsa (AG Sofyan )
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) periode 2022-2027 Hariara Tambunan mengingatkan ancaman rongrongan NKRI tidak pernah berhenti, Pancasila terus menjadi pemersatu bangsa (AG Sofyan )
 
 
SUARAKARYA.ID: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) periode 2022-2027 Hariara Tambunan menyebut ancaman dan rongrongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak pernah berhenti sejak proklamasi kemerdekaan Indonesia.
 
"Kelompok atau sempalan yang tidak menginginkan Indonesia raya bersatu akan terus berupaya agar Indonesia tercerai berai bahkan sampai bubar," ujar Hariara menanggapi Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober, Sabtu lalu di Jakarta.
 
 
Dia menekankan bahwa ancaman pemberontakan dan pengkhianatan terhadap ideologi negara seperti yang terjadi pada 30 September 1965 dengan terkuaknya pembunuhan 7 Jenderal Pahlawan Revolusi oleh Gerakan 30 September PKI (G30S PKI) waktu itu bisa saja terulang.
 
"Peristiwa 30 September itu bisa saja terjadi manakala anak bangsa lengah dan terjadi kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara," tegas Hariara kepada suarakarya.id.
 
 
Tokoh Pemuda Nasional ini mengungkapkan rongrongan terhadap ideologi negara itu tidak akan berhenti dan akan terus berupaya untuk dilakukan agar NKRI ini tercerai berai bahkan mungkin mereka menghendaki bubar. 
 
"Oleh karena itulah kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiagapan terhadap upaya-upaya yang merongrong ideologi negara. Maka saya minta Pengurus dan Anggota Hipakad seluruh Indonesia terus mengutamakan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila bangsa Indonesia demi tetap memperkokoh tegaknya NKRI," Hariara yang juga Fungsionaris Pusat Partai Golkar ini.
 
 
Untuk memastikan bahwa NKRI bisa tetap tegak berdiri dengan dilandasi ideologi Pancasila, Hariara Tambunan juga mengajak semua komponen bangsa untuk bersatu dengan semangat menjunjungi tinggi sebagai saudara sebangsa dan setanah air demi kokohnya NKRI.
 
Sebagai kader Golkar yang dikenal sebagai pembela Pancasila dan anti-Komunis, Hariara juga menegaskan bahwa pihaknya sudah berikrar untuk setia pada Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan tetap mendukung NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Termasuk setia dan taat kepada konstitusi yang telah menetapkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
 
 
Hariara menilai, ancaman atau rongrongan terhadap ideologi Pancasila tidak akan efektif sepanjang semua komponen bangsa bersatu dan setia terhadap Pancasila.
 
“Sebab Pancasila ini merupakan dasar Negara Republik Indonesia dan merupakan warisan para pendiri bangsa untuk mempersatukan bangsa indonesia,” tegas putra Jenderal TNI AD ini.
 
 
Dia juga mengingatkan agar peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober senantiasa harus dijadikan momentum untuk menumbuhkembangkan kecintaan dan kesetiaan kepada Pancasila.
 
"Sebab jika semua komponen bangsa bersatu dan setia pada Pancasila, maka rongrongan apapun terhadap Pancasila tidak akan mempan,” ucap Ketum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Kristen Indonesia (IKAFEB UKI) ini.
 
 
Hariara mengingatkan kepada seluruh anak bangsa untuk terus mengingat kata-kata Proklamator RI sebagai motivasi dan spirit untuk mencintai Indonesia dengan merawat nilai-nilai Pancasila. 
 
Pidato Bung Karno di HUT Kemerdekaan RI tahun 1966 adalah:
 
 
"Pancasila kecuali suatu Weltanschauung adalah alat pemersatu, dan siapa tidak mengerti perlunya persatuan dan siapa tidak mengerti bahwa kita hanya dapat merdeka dan berdiri tegak merdeka jikalau kita tidak bersatu, siapa yang tidak mengerti itu, maka adalah tidak mengerti Panca Sila".***
 
 
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: Liputan langsung narasumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi I DPR Dukung RKUHP Segera Tuntas

Senin, 28 November 2022 | 15:31 WIB
X