• Jumat, 7 Oktober 2022

Profil Presiden Soeharto Bapak Pembangunan dan Pemusnah Komunis Indonesia Pantas Dikenang  - Yacob Nauly

- Minggu, 18 September 2022 | 19:58 WIB
Presiden Soeharto (Istimewa)
Presiden Soeharto (Istimewa)

 

 

 

SUARAKARYA.ID: Presiden Soeharto dijuluki Bapak Pembangunan bangsa Indonesia. Dan yang takkan mungkin dilupakan warga Indonesia ketika Presiden Soeharto hancurkan G-30 S  PKI di Indonesia tahun 1965.


Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia.

Ia lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921.

Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa. Sedangkan ibunya bernama Sukirah.

Baca Juga: Lirik  Lagu Pahlawan Revolusi  G30 S PKI 1965  - Regina Natasya Dau

Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun. Tetapi sering pindah.

Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, lantaran ibu dan bapaknya, pindah rumah ke Kemusuk Kidul.

Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro.

Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani.

Sampai akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941.

Baca Juga: Abrasi Ancam Pantai Kampung Klayas, PT Kilang Kasim Tanam 10.000 Bibit Mangrove

Soeharto  resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegara.

Perkawinan Letkol Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo.

Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri.

Anak Presiden Soeharto:  Siti Hardiyanti Hastuti; Sigit Harjojudanto; Bambang Trihatmodjo; Siti Hediati Herijadi; Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.

Jenderal Besar H.M. Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya.

Di kemiliteran,  Soeharto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL. Kemudian komandan PETA. Komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel.

Pada tahun 1949, Soeharto berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu.

 Sorharto juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat).

Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat.

Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno.

 Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno.

Baca Juga: Raja Charles III  Pecat 100 Staf yang Bekerja Untuknya Bikin Pusing Rakyat Inggris

Tugasnya, mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.

Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI. Sidang Istimewa MPRS Maret 1967.

Menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden. Dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968.

Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, sampai ia mengundurkan diri, 21 Mei 1998.

Setelah dirawat selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, mantan presiden Soeharto akhirnya meninggal dunia pada Minggu, 27 Januari 2006).

Soeharto meninggal pada pukul 13.10 siang dalam usia 87 tahun.

Ketika Presiden Soeharto memimpin Indonesia 32 tahun  kemajuan diakui tumbuh pesat.

Terpenting bahwa Soeharto membuat Komunis dan ajarannya tak berkutik. Dan hilang untuk selamanya di Indonesia. ***

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X