• Rabu, 7 Desember 2022

Sekjen PENA 98 Adian Napitupulu Desak Ketum Projo Klarifikasi Pernyataannya

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:55 WIB
Adian Napitupulu minta Ketum Projo ralat pernyataannya (Ist)
Adian Napitupulu minta Ketum Projo ralat pernyataannya (Ist)

Baca Juga: Ketua Umum Airlangga Hartarto Tegaskan Golkar Partai Pemenang Terbanyak Ingin Pemilu 2024 Jujur Adil

Dalam Pilkada bahkan pilkades sekalipun, masih dikatakan Adian, jika hanya ada satu calon maka untuk memastikan hak demokrasi berjalan selalu ada ruang bagi yang tidak bersetuju pada calon itu.

Sehingga panitia penyelenggara pemilihan memungkinkan membuat satu kotak kosong agar rakyat tetap boleh punya pilihan. Perbedaan pilihan itu bahkan dilindungi oleh konstitusi.

Salah satu kelebihan sistem demokrasi di banding sistem lainnya adalah karena demokrasi membuka ruang dan berterima terhadap perbedaan apapun selama sesuai dengan koridor hukum dan nilai nilai hak asasi manusia.

Termasuk membuka ruang pada perbedaan memilih capres dan cawapres bagi partai dan perbedaan memilih bagi rakyat dalam bilik suara.

Baca Juga: Mesin Relawan Bergerak: Baralangga Deklarasikan Perkuat Basis Kemenangan Airlangga Pilpres 2024

"Jadi sebenarnya pernyataan Ketum Projo itu mengancam partai, mengancam pelaku politik atau justru mengancam demokrasi dengan mengancam perbedaan pilihan atau jangan jangan malah mengancam konstitusi yang jelas jelas melindungi perbedaan. Untuk itu perlu rasanya Ketum Projo meralat dan meluruskan apa maksud dari pernyataannya," tutupnya. ***

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi I DPR Dukung RKUHP Segera Tuntas

Senin, 28 November 2022 | 15:31 WIB
X