• Senin, 3 Oktober 2022

Sekjen PENA 98 Adian Napitupulu Desak Ketum Projo Klarifikasi Pernyataannya

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:55 WIB
Adian Napitupulu minta Ketum Projo ralat pernyataannya (Ist)
Adian Napitupulu minta Ketum Projo ralat pernyataannya (Ist)

SUARAKARYA.ID: Adian Napitupulu Sekjen  PENA 98  (Persatuan Nasional Aktivis 98) menyikapi pernyataan bernada ancaman dari Ketua Umum Projo, yakni "Karena kalau kalah meleset, bos, masuk penjara," akan berdampak panjang.

Termasuk berpotensi menguatnya polarisasi bahkan bisa merusak kualitas proses demokrasi.

Karena demokrasi yang sehat hanya bisa tumbuh jika proses politik elektoral berjalan dalam kegembiraan.

Bukan dalam ancaman dalam segala macam bentuknya.

Baca Juga: Airlangga: KIB Bebas Politik Identitas, Tinggalkan Isu Primordial, Utamakan Kebersamaan

Menurut Adrian, mengaitkan kalah atau menang Pemilu dengan penjara di sisi lain bisa diartikan bahwa Projo menuding Presiden Jokowi selama dua periode gagal memisahkan penegakan hukum dan pilihan politik.

Atau, dilanjutkan Adian, dengan kata lain penegakan hukum ditentukan oleh siapa yang menang dalam Pemilu.

"Kalimat ketum Projo itu kenapa bisa serupa dengan mind set orde baru yang menggunakan ancaman hukum dalam hal ini penjara pada partai politik dan siapapun yang berbeda pilihan politik dengan Orde Baru. Tentu sangat disayangkan di era reformasi saat ini pernyataan serupa masih saja bisa diucapkan," katanya, Sabtu (13/8/2023)

"Penjara itu sanksi hukum dari perbuatan yang melanggar hukum, bertentangan dengan hukum, tidak sesuai dengan kaidah hukum atau melawan hukum bukan sanksi dari perbedaan politik bukan sanksi dari perbedaan pilihan dalam pemilu," sambungnya.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Cawapres Terkuat Bagi Ganjar Pranowo

Senin, 3 Oktober 2022 | 18:44 WIB

R20 Ajak Gotong Royong Wujudkan Tatanan Dunia yang Damai

Jumat, 30 September 2022 | 20:06 WIB
X