• Sabtu, 20 Agustus 2022

Menko Airlangga Tegaskan Komoditas Utama Stabil, Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Q2 di Atas Inflasi

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 10:22 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan  keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (4/8/2022), selepas mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo. (Humas Setkab)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (4/8/2022), selepas mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo. (Humas Setkab)

SUARAKARYA.ID: Pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 masih akan berada sedikit di atas 5 persen berkat peningkatan konsumsi masyarakat dan membaiknya kinerja industri manufaktur. Angka tersebut masih berada di atas angka inflasi tahunan per Juli 2022 yang berada pada level 4,94 persen (year on year).

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (4/8/2022), selepas mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

“Kita masih menjaga inflasi kita saat sekarang masih di sekitar kemarin diumumkan 4,9 (persen). Namun, kita lihat pertumbuhan ekonomi kita masih sedikit di atas 5 persen. Besok BPS akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi di Q2, tapi pemerintah dengan Indeks Keyakinan Konsumen juga baik dan PMI (purchasing manager index) di 51,3, kami optimistis angkanya (pertumbuhan ekonomi) di atas 5 persen,” ujar Airlangga.

Baca Juga: Redam Inflasi dan Ancaman Krisis Ekonomi, Begini Menko Airlangga Susun Pedoman Langkah-langkah Jitu

Menurut Airlangga, kenaikan inflasi dipicu oleh kenaikan beberapa komoditas pangan dan energi. Namun, ia menuturkan bahwa hingga saat ini pemerintah terus mempertahankan daya beli masyarakat untuk kedua komoditas tersebut melalui sejumlah subsidi sebagai jaring pengaman sosial.

“Indonesia tidak melakukan pass through harga, berbeda dengan negara lain. Tentu jumlah subsidi yang diberikan di tahun ini kan sudah disetujui oleh DPR sehingga tentu itu menjadi jaringan pengaman sosial di masyarakat,” imbuhnya.

Di samping itu, Airlangga melanjutkan, pemerintah juga telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi baik pusat maupun daerah untuk terus menjaga dan memonitor harga berbagai komoditas, termasuk komoditas pangan.

Baca Juga: HUT Ke-56 Kemenko Ekonomi, Airlangga: Dorong Serapan Tenaga Kerja, Turunkan Angka Kemiskinan

“Kalau dari segi beras kan kita relatif stabil dan komoditas utama lain juga relatif stabil, hanya tanaman musiman apakah itu cabe dan bawang, tapi relatif seluruhnya lebih terkendali karena demand tertinggi kita kan selalu pada saat Lebaran,” tandasnya. ***

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik lagu "Itu Kamu" - Reybong

Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:34 WIB

Deklarasi Koalisi Gerindra -PKB  Bisa Bikin Nyaman 

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:00 WIB

Arsul Sani Terima Dewan Pers, Terkait RKUHP

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:59 WIB
X