• Sabtu, 20 Agustus 2022

Ketua Presidium 212 Aminuddin Nilai Jenderal Dudung Lebih Layak Jadi Panglima TNI

- Senin, 27 Juni 2022 | 15:52 WIB
KASAD Jenderal TNI Dudung Abdulrahman
KASAD Jenderal TNI Dudung Abdulrahman




SUARAKARYA.ID:  Ketua Presidium Alumni 212 Ustad Aminuddin menilai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman lebih layak menjadi Panglima TNI jika Jenderal Andika Perkasa pensiun.

Sebab, Jenderal Dudung cukup lincah dalam  urusan politik.

“Dudung dekat ke istana, dekat PDI-Perjuangan, jadi kalau dari sisi politik dia lebih lincah berselancarnya,” ujar Aminuddin saat dihubungi, Senin (27/6/2022).

Kelincahan Jenderal Dudung ketika menjabat sebagai Panglima TNI, dia bisa membantu urusan politik presiden.

Namun demikian, menurut Aminuddin, sosok calon panglima TNI presiden sendiri yang bakal menentukan.

“Kan panglima jabatan politik, mau tidak mau presiden butuh back up politik, tinggal adu kuat. Saya tidak dalam posisi menentukan, itu presiden lebih tahu,” katanya.

Kelincahan Dudung dalam urusan politik itu, disampaikan Aminuddin, dengan membandingkan dengan
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.
“Kalau Yudo Jawa banget,” katanya.

Hanya saja, Aminuddin berharap Dudung lebih intensif menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan ulama dan habib. Jika selama ini berkunjung ke pesantren, menggelar MTQ nasional, peduli terhadap prajurit, menurut Aminuddin, hal itu jangan dihentikan oleh Jenderal Dudung.

“Kalau boleh saran dia harus terus komunikasi dengan ulama dan habaib.
<span;>Dia kan seorang muslim yang taat, sudah seharusnya mendirikan masjid, sudah seharusnya dia punya kelebihan, kesempatan, kan berkuasa,” ucapnya.

Komunikasi dan silaturahmi dengan ulama dan habaib, disebut Aminuddin, sangat penting. Jika itu terus dilakukan, Jenderal Dudung bisa meluruskan informasi dan memberikan klarifikasi ketika mendapatkan serangan fitnah.

“Saya kira dia harus banyak tabayun, harus ada pendekatan patnership, pendekatan yang sifatnya persaudaraan, silatuahmi itu bagus. Saya dengar pak Dudung silaturahmi ke pesantren.Itu bagus. Tinggal itu saja diteruskan,” kata Aminuddin.

Sebagai seorang muslim, Aminuddin menyampaikan dirinya akan selalu berpikiran huznuzan kepada siapapun yang diberi amanah oleh presiden untuk menjabat Panglima TNI.

“Ya saya kira so far so good. Kan ini pak Jokowi yang punya kuasa gitu. Kalau saya berhuznuzan saja kepada siapapun, (termasuk Jenderal Dudung). Tapi kalau boleh saran dia harus banyak komunikasi dengan ulama dan habaib,” katanya.

Selama ini, Jenderal Dudung kerap disebut-sebut Jenderal Soedirman masa kini karena memegang teguh nilai-nilai luhur Indonesia dan jati diri prajurit TNI. Selain itu, Jenderal bintang empat ini juga dianggap paham perkembangan situasi dan zaman kekinian, yang disebut Metavers, Cyber War, Generasi Z, Revolusi Industri 5.0.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik lagu "Itu Kamu" - Reybong

Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:34 WIB

Deklarasi Koalisi Gerindra -PKB  Bisa Bikin Nyaman 

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:00 WIB

Arsul Sani Terima Dewan Pers, Terkait RKUHP

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:59 WIB
X