• Senin, 15 Agustus 2022

Pakar Siti Zuhro Angkat Topi Komitmen KIB Usung Capres Kalangan Sendiri 2024

- Rabu, 15 Juni 2022 | 07:02 WIB
Peneliti Ahli Utama BRIN Prof. Dr. R. Siti Zuhro, M.A. angkat topi komitmen KIB berani mengusung Capres dari kalangan internal mereka sendiri (AG Sofyan)
Peneliti Ahli Utama BRIN Prof. Dr. R. Siti Zuhro, M.A. angkat topi komitmen KIB berani mengusung Capres dari kalangan internal mereka sendiri (AG Sofyan)
 
 
SUARAKARYA.ID: Peneliti Ahli Utama Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. R. Siti Zuhro, M.A. memberikan tips sukses agar Calon Presiden (Capres) yang diusung pada Pemilu 2024 berasal dari kader partai politik.
 
Siti Zuhro mengingatkan Capres seharusnya tidak hanya memanfaatkan elektabilitas dan popularitas tokoh semata. Namun yang  terpenting partai politik juga harus bisa melakukan kaderisasi yang baik untuk menempatkan kader terbaik partai di posisi kekuasaan serta mampu mempromosikan menjadi tokoh nasional. 
 
"Untuk apa mendirikan parpol susah payah kalau gagal melulu dalam melaksanakan kaderisasi dan promosi kader secara merit sistem,” kata Zuhro dalam keterangan kepada suarakarya.id di Jakarta, Selasa (14/6/2022).
 
 
Ia memuji tekad Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang berkomitmen untuk memprioritaskan kader internal sebagai kandidat yang akan diusung di Pilpres 2024. 
 
Profesor riset BRIN ini menilai komitmen Golkar, PAN, dan PPP  bisa mendorong semangat para kader di akar rumput untuk bekerja lebih keras lagi dalam upaya memperjuangkan kader mereka sendiri untuk memuncaki kompetisi di Pemilu 2024.
 
 
Zuhro menegaskan, dengan mengusung kader sendiri, proses kaderisasi partai anggota KIB dapat berjalan dengan baik.
 
"Tekad dan energi yang sangat positif. Hal ini bisa mendorong kader-kader terbaik lebih bersemangat, sekaligus memperbaiki sistem kaderisasi dan promosi kader secara serius,” kata Zuhro.
 
Siti Zuhro menilai, KIB tak akan kekurangan tokoh untuk diusung sebagai capres atau cawapres 2024. 
 
 
Bahkan, menurutnya, ketiga ketua umum partai politik inisiator KIB saat ini juga layak menjadi capres. Ketiganya tak lain adalah, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PPP Suharso Monoarfa.
 
“Airlangga adalah kader tulen dan militan serta terbaik yang dimiliki Partai Golkar. Demikian juga dengan Zulhas, sang komandan PAN dan Suharso nahkoda PPP. Masing-masing adalah politisi kawakan dan berpengalaman,” ungkapnya.
 
 
Zuhro optimistis mereka cukup prospektif jika diusung sebagai capres atau cawapres di 2024 karena memiliki target pemilih yang berbeda.
 
"Masing-masing dari mereka juga memiliki pangsa pasarnya sendiri. Sehingga bila diseriusi untuk dicalonkan kemungkinannya juga cukup prospektif,” tuturnya.
 
Pendukung Utama Jokowi
 
Secara khusus Zuhro menilai kepemimpinan Airlangga Hartarto di Golkar selama ini dinilainya sangat solid dan dalam posisi on fire. 
 
 
Di bawah kepemimpinan Airlangga, partai berlambang Pohon Beringin pelan tapi pasti lebih banyak bekerja untuk Indonesia dan tak terdengar suara sumbang dari masyarakat terhadap kinerjanya selama ini.
 
Pengamat politik senior ini bahkan memastikan, posisi Airlangga dan Partai Golkar di era pemerintahan Joko Widodo menjadi penting dan sangat strategis karena berhasil ikut menentukan keberhasilan roda pemerintahan Jokowi di dua periode tersebut.
 
Zuhro pun juga menilai ujung keberhasilan Menko Perekonomian tersebut bisa diukur dari kepemimpinan dan manajemen mengelola partai sebesar Partai Golkar ini.
 
 
Pembuktiannya bisa didapatkan melalui hasil Pemilu 2024. Baik Pileg maupun Pilpres 2024.
 
"Apakah jumlah kursi di DPR RI meningkat dan mampu memenangkan pemilihan presiden serta pemilihan kepala daerah 2022,” ucap Siti Zuhro.***

Editor: Markon Piliang

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X