• Selasa, 16 Agustus 2022

Hanyutnya Putra Ridwan Kamil, Dewan Pers Imbau Media Tidak Membuat Berita Ramalan Tragedi Kemanusiaan

- Minggu, 29 Mei 2022 | 16:44 WIB
Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra mengeluarkan imbauan terkait pemberitaan media tentang peristiwa kemanusiaan” Sabtu (29/5/2022) (Ist)
Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra mengeluarkan imbauan terkait pemberitaan media tentang peristiwa kemanusiaan” Sabtu (29/5/2022) (Ist)

SUARAKARYA.ID: Dewan Pers mengimbau media dari berbagai platform seyogianya tidak membuat berita yang berkaitan dengan prediksi atau ramalan terkait sebuah peristiwa tragedi kemanusiaan.

Imbauan itu dikeluarkan Dewan Pers sehubungan dalam beberapa hari ini, pers di tanah air dihebohkan dengan pemberitaan tentang hanyutnya putra sulung Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, yang terbawa arus di sungai AaRee, Swiss.

Dalam siaran pers yang bertajuk “Imbauan Dewan Pers Terkait Pemberitaan Media Tentang Peristiwa Kemanusiaan” Sabtu (29/5/2022), ada enam poin yang ditekankan.

Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra mengemukakan, Dewan Pers sebagai lembaga yang bertugas menjalankan pengawasan pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik, dan memastikan pers menjalankan tugas, peran dan fungsi dalam membuat berita yang bertanggung jawab serta berintegritas, memandang perlu mengeluarkan imbauan sebagai berikut :

  1. Dalam beberapa hari ini, pers di tanah air dihebohkan dengan pemberitaan tentang hanyutnya putra sulung Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, yang terbawa arus di sungai AaRee, Swiss.
  1. Dewan Pers memahami bahwa Pers bertugas mencari informasi, melakukan pemberitaan dengan baik dan benar sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
  1. Namun demikian, Dewan Pers mengimbau kepada seluruh insan pers dan jajaran news room dari berbagai platform media di tanah air untuk bekerja sesuai dengan kode etik dan melakukan pemberitaan dengan penuh tanggung jawab dan berdampak positif bagi publik.
  1. Selain itu juga, media dari berbagai platform seyogianya tidak membuat berita yang berkaitan dengan prediksi atau ramalan terkait sebuah peristiwa tragedi kemanusiaan.
  1. Dalam hemat Dewan Pers, seyogianya lembaga pers lebih banyak menampilkan karya jurnalistik yang berdampak positif bagi kemanusian, sesuai kode etik dan tidak melakukan glorifikasi yang akan membuat setiap keluarga korban tragedi kemanusiaan tertekan dan merasa bersalah.
  1. Dewan Pers juga mengajak kepada seluruh jajaran redaksi di seluruh platform media, untuk bersama-sama mengedepankan jurnalisme empati dan tentu, tetap berpegang teguh terhadap Kode Etik Jurnalistik. ***

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

Lirik lagu "Itu Kamu" - Reybong

Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:34 WIB

Deklarasi Koalisi Gerindra -PKB  Bisa Bikin Nyaman 

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:00 WIB

Arsul Sani Terima Dewan Pers, Terkait RKUHP

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:59 WIB
X