• Selasa, 28 Juni 2022

Ketum DPP KNPI Minta Polisi Usut Tuntas Oknum Penyebar Fitnah Dan Berita Hoaks

- Kamis, 19 Mei 2022 | 16:19 WIB
Kongres  ke-16 DPP KNPI di Ternate. (KNPI Pusat)
Kongres ke-16 DPP KNPI di Ternate. (KNPI Pusat)



SUARAKARYA.ID: Kongres ke-16 Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Ternate, Maluku Utara terdapat gangguan dalam pemerasan dan upaya fitnah yang ditujukan kepada Ketua Umum  (Ketum) Haris Pertama.

Upaya fitnah kepada Haris Pertama disebarkan dalam bentuk flayer yang disebarkan pada grup WhatsApp "Eksponen Pemuda Indonesia".

Isi fitnah tersebut menyerang karakter Haris Pertama dan ajakan pemboikotan kongres di Kota Ternate.

Menanggapi upaya fitnah kepada Ketua Umum Haris Pertama ditanggapi langsung oleh Haris.

Haris Pertama mendesak jajaran kepolisian agar mengusut semua oknum yang menyebarkan berita hoaks yang telah merugikan seluruh pemuda Indonesia dan memprovokasi perpecahan di kalangan pemuda.

"Saya mendesak kepada jajaran kepolisian agar mengusut semua oknum yang ada dalam grup WhatsApp Eksponen Pemuda Indonesia, yang menyebarkan dan meneruskan berita hoaks dan fitnah keji dalam merusak nama baik saya serta perpecahan pada kaum pemuda Indonesia," kata Haris dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/5/2022).

Lebih lanjut Haris meminta penindakan dari pihak kepolisian kepada oknum tersebut sangat penting agar menjadi pelajaran bagi siapapun untuk menjaga persatuan dan kesatuan pemuda.

"Penindakan dari jajaran kepolisian kepada oknum-oknum pemecah belah ini sangat penting agar menjadi pelajaran bagi siapapun untuk menjaga persatuan dan kesatuan khususnya kalangan pemuda sebagai generasi masa depan bangsa,"  ujar Haris Pertama.

Menanggapi fitnah yang menimpa Ketua Umum Haris Pertama, Ketua Steering Comite (SC) Choir Syarifudin akan melaporkan kepada pihak kepolisian karena apa yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut dapat merusak nama baik DPP KNPI.

"Kita akan laporkan secara resmi kepada pihak kepolisian, karena yang dilakukan oknum tersebut dapat merusak citra dan nama baik Pemuda Indonesia, KNPI secara khusus, sebagaimana yang diketahui kongres ini begitu diapresiasi oleh Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, yang hampir setiap hari datang dan melihat semangat pemuda untuk melaksanakan kongres dengan baik, bahkan kehadiran pemuda juga menjadi magnet bagi rakyat karena DPP KNPI di bawah pimpinan Haris Pertama mengutamakan fungsi KNPI untuk rakyat," ujar Choir Syarifuddin.

Senada dengan Ketua SC, Ketua Penyelenggara Amin Ngabalin menjelaskan tidak benar berita hoaks dan fitnah keji yang menyudutkan sosok  Haris Pertama.

"Tidak benar berita-berita tersebut, itu merupakan hoaks dan fitnah keji kepada seseorang, apalagi terhadap Haris Pertama sebagai Ketua Umum DPP KNPI, dia sampai saat ini pikiran dan hatinya selalu untuk pemuda dan untuk rakyat Indonesia. Ini merupakan hoaks dan fitnah keji merusak citra nama baik Haris selaku ketua umum DPP KNPI maupun sebagai warga negara Indonesia dan merugikan nama baik organisasi KNPI itu sendiri" ucap Amin Ngabalin.


Amin menilai, penyebar fitnah tersebut memiliki watak sama seperti otak kolonial yang berusaha memecah belah Pemuda Indonesia.

"Oknum penyebar berita hoaks harus jantan jangan seperti otak kolonial memecah belah pemuda indonesia. Saya minta pihak polri agar mengusut tuntas para oknum tersebut," ujar Amin.

"Sedih rasanya dengar dan membaca berita hoaks yang keji ini, dimana rakyat Ternate Provinsi Maluku Utara dan seluruh pemuda Indonesia berkumpul di Kota Ternate menyelenggarakan Kongres KNPI dirusak oleh oknum otak kolonialis," tuturnya. ***

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Knpiharis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X