• Jumat, 20 Mei 2022

Sebelum Ke AS, Jokowi Wanti-Wanti Menterinya Fokus Bekerja Emban Tugas Masing-Masing

- Selasa, 10 Mei 2022 | 22:35 WIB
Presiden Jokowi memimpin Rapat Kabinet, sehari sebelum bertolak ke AS. (BPMI Setpres.)
Presiden Jokowi memimpin Rapat Kabinet, sehari sebelum bertolak ke AS. (BPMI Setpres.)

SUARAKARYA.ID: Sehari sebelum bertolak ke Washington DC, AS atau di hari pertama masuk kerja setelah liburan dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Senin (9/5/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sejumlah arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.

Salah satu arahan yang disampaikan Presiden berkaitan dengan tahapan Pemilu 2024, yang sudah akan dimulai pertengahan tahun atau Juni nanti. "Saya juga minta menteri/kepala lembaga agar fokus betul-betul bekerja di tugasnya masing-masing," kata Presiden

Hal ini perlu diperhatikan, menurut Presiden, agar agenda-agenda strategis nasional yang menjadi prioritas bersama bangsa Indonesia betul-betul bisa dipastikan terselenggara dengan baik. "(Agar) pemilu terselenggara dengan baik, lancar dan tanpa gangguan," ujarnya.

Baca Juga: Kejagung Tengah Canangkan Jaksa Masuk Desa Guna Tekan Konflik Ciptakan Harmonisasi

Arahan Presiden lainnya terkait penanganan pandemi Covid-19, yang meskipun sudah melandai dan terkendali namun tetap perlu diwaspadai. Termasuk memastikan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terus diterapkan meskipun kasus aktif harian Covid-19 di Tanah Air sudah menurun.

Presiden mengapresiasi manajemen dan pengelolaan arus mudik dan arus balik Lebaran di lapangan yang dinilainya, berjalan cukup baik. Kepala Negara pun minta agar sisa waktu sedikit ini, arus baliknya betul-betul terus diikuti agar tetap lancar.

Arahan lainnya terkait kewaspadaan terhadap gejolak ekonomi global akibat perang Ukraina dan kebijakan moneter AS. Presiden minta agar pengelolaan ekonomi makro dan mikro diikuti secara detail, utamanya yang berkaitan dengan pangan dan energi.

Baca Juga: Pembangunan Jaringan Irigasi Di Lhok Guci Aceh Aliri 18.553 Ha Sawah

Kemudian, Presiden mengingatkan pentingnya kepekaan tinggi terkait krisis di Indonesia, mulai dari musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan, hingga penyakit kuku dan mulut yang menyerang hewan ternak di Tanah Air. Presiden minta Kapolri betul-betul menjaga pergerakan ternak dari daerah-daerah.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X