• Rabu, 29 Juni 2022

Survei LKPI - Airlangga Jadi Capres Paling Dipilih, Elektabilitas Partai Golkar Teratas

- Selasa, 10 Mei 2022 | 17:06 WIB
Sebagai pengemudi Partai Golkar yang andal, Airlangga Hartarto berpotensi besar menjadi pengemudi bangsa Indonesia setelah survei menunjukkan   paling banyak dipilih (Ist)
Sebagai pengemudi Partai Golkar yang andal, Airlangga Hartarto berpotensi besar menjadi pengemudi bangsa Indonesia setelah survei menunjukkan paling banyak dipilih (Ist)

SUARAKARYA.ID: Pemilihan Umum tahun 2024 berpotensi besar menjadi kebangkitan Partai Golkar di bawah pimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto yang juga akan maju menjadi calon presiden.

Berdasarkan  survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), posisi Airlangga dan Golkar seperti seiring sejalan.

Kalau Airlangga menjadi kandidat calon presiden yang paling banyak dipilih maka Partai Golkar paling tinggi elektabilitasnya.

Dalam survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), Airlangga menjadi kandidat calon presiden yang paling banyak dipilih.  Dari sejumlah simulasi pertanyaan yang diberikan ke 2.150 responden, Airlangga selalu menempati urutan teratas.

Direktur Eksekutif LKPI Andri Gunawan menuturkan, dari simulasi nama-nama menteri dan ketua DPR yang diprediksi maju di Pilpres 2024, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga dipilih sebanyak 38,8 persen.

Airlangga mengungguli Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang dipilih sebanyak 29,2 persen responden, disusul Ketua DPR Puan Maharani 9,2 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 2,9 persen, dan Menteri BUMN Erick Thohir dengan 2,1 persen.

Sementara, dari simulasi pertanyaan tertutup, nama Airlangga Hartarto juga muncul di urutan teratas calon presiden yang dipilih responden.

"Simulasi nama-nama yang tertulis di kuesioner, didapati Airlangga Hartarto menempati urutan pertama dengan keterpilihan sebesar 18,4 persen, diikuti Prabowo Subianto 16,8 persen,” tutur Andri dalam keterangan, Selasa (10/5/2022).

Andri menambahkan, hasil survei soal capres pilihan responden ini menunjukkan mayoritas responden menghindari tokoh yang berpotensi memunculkan polarisasi di masyarakat jika diusung.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

X