• Minggu, 26 Juni 2022

Airlangga Meyakini Al-Qur'an Jadi Pedoman Dan Tuntunan, Indonesia Tak Mudah Terpolarisasi

- Rabu, 20 April 2022 | 00:34 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meyakini wasiat Al-Qur'an menjadi pedoman dan tuntunan agar Indonesia tak mudah terpolarisasi dan NKRI tetap kuat serta kokoh (AG Sofyan)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meyakini wasiat Al-Qur'an menjadi pedoman dan tuntunan agar Indonesia tak mudah terpolarisasi dan NKRI tetap kuat serta kokoh (AG Sofyan)
 
SUARAKARYA.ID: Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menegaskan, Indonesia bukan bangsa yang mudah terpecah belah atau terpolarisasi hanya karena perbedaan politik sesaat.
 
Airlangga meyakini Al-Qur'an sebagai petunjuk manusia untuk selalu berakhul kharimah akan menghadirkan peradaban yang lebih baik.
 
"Masyarakat Indonesia yang  berpedoman pada Al-Qur'an akan menghadirkan kemajuan peradaban dunia yang lebih damai dan saling bermanfat satu dengan lainnya," ujar Airlangga saat mengikuti Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Ainul Hikmah, Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (18/4/2022).
 
 
Airlangga menilai turunnya Al-Qur'an menjadi momentum umat manusia mengetahui mana yang baik (haq) dan yang buruk (bathil).
 
"Mana kebaikan, mana keburukan, mana yang perlu kita amalkan, dan mana yang harus kita tinggalkan. Al-Qur'an  adalah pedoman moral yang menjadi inspirasi kita dalam melangkah hidup yang kita lalui," ucap menteri senior di Pemerintahan Joko Widodo ini. 
 
Ketum Partai Golkar menyerahkan secara simbolis seperangkat Al-Qur'an dan perlengkapan sholat kepada Fungsionaris Pusat Partai Golkar yang juga Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae untuk diteruskan kepada konstituen di Dapil Sultra pada Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Ainul Hikmah, Kantor DPP (AG Sofyan)
 
Menko Bidang Perekonomian ini menambahkan, untuk menghadirkan peradaban tersebut, Al-Qur'an menjelaskan bahwa pondasi utamanya adalah tingginya literasi. Airlangga berkeyakinan Indonesia dinilainya memiliki hal tersebut untuk menuju peradaban yang semakin maju.
 
 
"Indonesia bukan bangsa yang mudah terpecah belah karena  terpengaruh oleh berita-berita bohong atau (hoaks), dan bukan bangsa yang mudah terpolarisasi karena perbedaan politik sesaat yang dapat memecah belah persatuan bangsa dan negara kita," tegas Ketum partai besar ini.
 
Santri ngaji Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Kyai Nasaruddin Umar ini  menyampaikan hikmah dari peristiwa Nuzulul Alquran yang dilakukan Rasullulah SAW yang sangat agung ini. Yakni, memerintahkan setiap umat Islam untuk selalu belajar. Seperti hikmah yang bisa diambil dari lima ayat Surat Al ‘Alaq yang turun pertama kali untuk Rasulullah Muhammad SAW.
 
Airlangga kembali menegaskan, merujuk pada surat tersebut, Islam mendorong agar umatnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang membawa manfaat dan kebaikan umat. 
 
 
"Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa Islam di Indonesia, Islam yang toleran, moderat, hidup rukun dengan kemajemukan bangsa," tutur politisi senior Beringin ini.
 
Airlangga meminta seluruh kader partai berlambang pohon beringin yang beragama Islam untuk teguh menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup.
 
Seluruh kader Golkar juga diminta menunjukkan perilakunya dalam melayani umat bahwa Islam adalah agama yang memberi rahmat dan kedamaian bagi seluruh manusia, agama yang rahmatan lil’alamin. 
 
 
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menuturkan Ramadhan menjadi bulan yang paling ditunggu umat muslim untuk mencari pahala berkualitas. Partai Golkar juga berupaya menunaikan seluruh kewajiban pada bulan suci ini dengan khidmat dan khusuk. 
 
Airlangga meminta kader muslim Golkar  wajib menunaikan zakat, infak, sodaqoh, dan mengisi kegiatan sosial dengan lebih banyak mendermakan harta
 
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyerahkan seperangkat Al-Qur'an kepada sejumlah Fungsionaris Pusat Golkar di Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Ainul Hikmah, Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta (AG Sofyan)
 
“Dan peringatan Nuzulul Quran ini momentum yang tepat bagi Partai Golkar adalah bagaimana meningkatkan kesalehan sosial,” tegasnya.
 
 
Pada kesempatan ini, Menko
Airlangga juga menjelaskan kebijakan pemerintah yang kembali mengizinkan masyarakat untuk bisa mudik pada Lebaran tahun 2022 ini. Namun, Airlangga berpesan agar seluruh masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan untuk melindungi diri dan seluruh anggota keluarga di kampung halaman agar tidak memunculkan klaster Covid-19 lagi. 
 
"Saya Ketua Umum Partai Golkar beserta jajaran DPP Golkar menitipkan salam sehat dan salam hangat untuk seluruh keluarga di kampung halaman bagi masyarakat yang mudik tahun ini. Semoga selamat sampai tujuan dan berkah selalu.... Amiin," ucap putra almarhum Ir Hartarto (Menperin era Presiden Soeharto ini). *** 

Editor: Pudja Rukmana

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X