• Selasa, 28 Juni 2022

DPR Minta Polemik Pemecatan Dokter Terawan Diselesaikan Secara Bermartabat, IDI Membela Diri

- Selasa, 5 April 2022 | 04:21 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh.
Anggota Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh.

 

SUARAKARYA.ID: Kasus pemecatan dr Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) masih menjadi buah bibir.

Agar kasus ini tidak merentang kian Panjang, Komisi IX DPR meminta masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan dan bermartabat.

Hal ini disampaikan anggota DPR RI Nihayatul Wafiroh saat memimpin rapat Komisi IX DPR RI dalam rapar dengar pendapat (RDP) DPR RI dengan IDI yang disiarkan secara langsung di Youtube DPR, Senin (4/4/2022).

"Kami meminta penyelesaian perbedaan pendapat yang ada secara internal dengan pendekatan kekeluargaan dan bermartabat dalam waktu secepatnya," kata Nihayatul Wafiroh.

Baca Juga: Kondisi Fisik Pemain Belum 100 Persen Jelang Korea Terbuka 2022

Pihaknya meminta PB IDI terbuka dengan perbaikan organisasi khususnya terkait pengawasan dan akuntabilitas sesuai kebutuhan dokter dan masyarakat demi peningkatan derajat masyarakat Indonesia.

Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi mengatakan hal yang berkaitan dengan eksekusi ketetapan Muktamar IDI diselesaikan secara internal karena IDI adalah "rumah besar" bagi seluruh anggota.
"IDI adalah 'rumah besar' seluruh anggota. Tentunya semua secara proaktif mendaftar sebagai anggota. Siapapun itu akan memperoleh ruang kembali menjadi anggota. Forumnya akan ada secara internal," katanya.

Dia menjelaskan, IDI akan tetap berpijak pada aspek aturan organisasi yang diatur dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) serta tata laksana organisasi.

"Ada AD/ART, tata laksana organisasi yang harus jadi pijakan kita dan ada ketetapan muktamar yang harus kita selesaikan," lanjut Adib Khumaidi membela diri.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Sumber: DPR RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X