• Senin, 26 September 2022

Wakil Rakyat Dapil Kaltim Sebut Kemah Jokowi di IKN Bukan Kemah Biasa, Namun Bermakna

- Senin, 14 Maret 2022 | 08:30 WIB
Wakil Rakyat DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Kaltim Hetifah Sjaifudian menyebut kemah Presiden Jokowi di IKN adalah bukan kemah biasa, namun sarat makna (AG Sofyan)
Wakil Rakyat DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Kaltim Hetifah Sjaifudian menyebut kemah Presiden Jokowi di IKN adalah bukan kemah biasa, namun sarat makna (AG Sofyan)
 
SUARAKARYA.ID: Legislator DPR RI Fraksi Partai Golkar Dr Ir Hetifah Sjaifudian, MPP merespon positif rencana Presiden Joko Widodo akan melakukan kegiatan camping di rencana titik pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (14/3/2022).
 
Wakil Rakyat Senayan Dapil Kalimantan Timur ini mengatakan bahwa kemah tersebut menjadi simbol dari upaya Jokowi dan Otorita IKN untuk mengambil kebijakan yang berbasis bukti (evidence based policy). 
 
Dengan merasakan langsung bagaimana kondisi geografis, alam dan lingkungan, juga kehidupan masyarakat setempat, diharapkan keputusan-keputusan yang akan diambil nanti lebih mencerminkan kebutuhan dan tantangan realita yang ada. Jangan sampai para petinggi IKN hanya bermimpi membangun kota baru yang futuristik tanpa memperhatikan kondisi riil yang ada dengan seksama. 
 
 
"Beberapa hari lalu saya meninjau lokasi secara langsung, berdialog dengan masyarakat Sepaku. Memang medan yang ada sangat menantang. Fasilitas publik dan pelayanan dasar sosial maupun infrastruktur usaha dan ekonomi yang tersedia di sekitar lokasi masih sangat minim. Dengan demikian, membangun di areal IKN adalah pekerjaan yang sangat, sangat tidak mudah dan perlu dukungan serta kolaborasi banyak pihak," ungkap Hetifah.
 
Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini  percaya dialog dua arah yang dilakukan Jokowi dengan tokoh-tokoh adat setempat akan meningkatkan level of acceptance atau penerimaan masyarakat Kalimantan terhadap pemindahan IKN ke wilayah Sepaku di Kalimantan Timur.
 
Foto ilustrasi Presiden Jokowi menaiki tractor di lokasi titik nol kilometer Ibu Kota Negara Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kaltim (AG Sofyan)
 
Ada tiga resep yang menurut Hetifah harus dilakukan oleh Otorita IKN pada tahap awal tugasnya. 
 
 
Yakni, pertama, pihak otorita harus menyusun segera struktur organisasi Otorita IKN yang ramping namun inklusif. Lengkapi organisasi dengan figur-figur yang kompeten dan bebas dari kepentingan yang sempit. 
 
"Beri kesempatan pada tokoh lokal, organisasi profesi, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan dan juga media untuk ikut berkontribusi," jelas Hetifah.

https://youtu.be/nArLpXhqQhE

Kedua, kata dia, secara paralel otorita harus melakukan proses pemberdayaan masyarakat lokal dan menerapkan participatory planning yang lebih serius dan bermakna dengan melibatkan organisasi civil society dan kelompok-kelompok komunitas. 
 
 
"Resep yang ketiga menurut saya, perlu dibuka ruang-ruang penyaluran aspirasi dan pengaduan bagi mereka yang merasa dirugikan dalam proses pemindahan Ibu Kota dan buat mekanisme complaint handlingnya sehingga setiap pengaduan bisa ditindaklanjuti secara sunggunh-sungguh," tutur Srikandi Golkar dua periode di Senayan ini. 
 
Wakil Ketua Komisi X DPR RI (Fraksi Partai Golkar) Hetifah Sjaifudian menaiki tractor bersama konstituen menyambut positif kemah Presiden Jokowi di lokasi kawasan IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim yang juga bagian dari Dapilnya sebagai wakil rakyat di Senayan (AG Sofyan)
 
Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah ini meyakini jika ketiga langkah itu dilakukan dengan on the right track, Insya Allah tugas Bambang-Dhony sebagai nahkoda IKN akan lebih dimudahkan. 
 
"Jadi ini memang bukan kemah biasa untuk rekreasi," pungkas  Hetifah yang juga dikenal sebagai aktivis perempuan ini.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Liputan langsung narasumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Charta Politika: Sandiaga Cawapres Paling Disukai Publik

Kamis, 22 September 2022 | 19:54 WIB

Surat  Terbuka Bangsa  Seram di Maluku Berduka

Kamis, 22 September 2022 | 09:24 WIB

Bupati Purwakarta Gugat Cerai Suaminya dan Profil

Kamis, 22 September 2022 | 09:23 WIB

Bjorka - Akan Ada Kejutan dalam Waktu Dekat

Selasa, 20 September 2022 | 23:30 WIB
X