• Selasa, 27 September 2022

Presiden Jokowi Minta ASN Lepas Dari Belenggu Warisan Budaya Birokrasi Feodal, Harus Melayani Masyarakat

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 19:43 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2022, secara virtual, Jumat (28/1/2022). (Setkab)
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2022, secara virtual, Jumat (28/1/2022). (Setkab)

“Anggota Korpri juga beragam dari seluruh penjuru tanah air karena itu Korpri harus menjadi kekuatan yang mempersatukan bangsa untuk membangun tatanan kehidupan masyarakat Indonesia yang harmonis,” ujarnya.

Baca Juga: Demi Tahapan Pemilu 2024 Yang Efektif, Golkar Usulkan Masa Kampanye Dipersingkat Jadi 75-90 Hari

Presiden Jokowi meyakini dengan pelaksanaan reformasi birokrasi yang dilakukan secara konsisten, ASN akan mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di seluruh penjuru tanah air.

“Perubahan yang paling penting adalah perubahan nilai, perubahan budaya, bukan sesuatu yang mengawang-awang dan di atas kertas tapi mampu ditransformasikan dalam etos kerja birokrasi kita, sehingga perubahan menjadi nyata, perubahan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Presiden dfalam sambutannya secara virtual, Jumat (28/1/2022).

Kepala Negara menekankan, perubahan etos kerja birokrasi memerlukan ekosistem yang baik. Oleh karena itu, sistem dan tata kelolanya harus terus diperbaiki dan ASN perlu difasilitasi lingkungan kerja yang smart, nyaman, dan produktif.

“Kita juga memerlukan lebih banyak lagi smart ASN. Talenta-talenta unggul perlu diasah dengan baik dengan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas dan berstandar dunia, sehingga terbentuk ASN yang berintegritas, profesional, inovatif, dan kreatif,” ujarnya.

Presiden menegaskan, Munas IX Korpri ini harus dijadikan momentum untuk mendorong akselerasi transformasi Korpri menjadi korps profesi pegawai ASN yang semakin modern dan profesional.

“Sebagai garda terdepan reformasi birokrasi, Korpri dituntut adaptif menjawab perubahan; melahirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa; mengubah kerumitan birokrasi menjadi kerja yang cepat, kerja yang efisien, dan kerja yang berorientasi hasil; merombak organisasi yang penuh sekat dan ego sektoral menjadi tim yang solid dan cair; menciptakan organisasi yang adaptif, lincah, dan gesit,” ujarnya.

Presiden menambahkan, selain dihadapkan pada perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat, saat ini Korpri juga dihadapkan pada ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan publik.

“Masyarakat membutuhkan program yang inovatif, solusi yang kreatif, cepat, untuk menyelesaikan berbagai persoalan-persoalan yang ada,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Charta Politika: Sandiaga Cawapres Paling Disukai Publik

Kamis, 22 September 2022 | 19:54 WIB
X