• Sabtu, 20 Agustus 2022

DPR Setujui Penjualan Dua KRI Milik TNI AL Oleh Menhan

- Kamis, 27 Januari 2022 | 16:21 WIB
Ketua Komisi I DPR RI Meutia Hafid (DPR)
Ketua Komisi I DPR RI Meutia Hafid (DPR)

 

JAKARTA: Komisi I DPR menyetujui rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melelang dua kapal perang milik TNI Angkatan Laut. Dua kapal perang yang akan dijual yakni KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513.

Rencana menhan menjual kapal perang tersebut karena dinilai sudah tidak layak pakai. Dan, apabila diperbaiki pun sudah tidak akan dapat dioperasikan dengan baik mengingat usia kapal buatan Korea tahun 1980 tersebut sudah cukup tua.

Pada Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI, di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (27/1/2022) yang membahas persetujuan penjualan Barang Milik Negara, KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513 pada Kementerian Pertahanan itu juga dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono.

Menurut Prabowo, TNI Angkatan Laut juga telah membentuk tim guna melakukan penelitian terhadap dua eks kapal perang tersebut. Hasilnya adalah rencana penjualan.

"Menindaklanjuti rencana penghapusan tersebut TNI AL telah membentuk tim penelitian," kata mantan Danjen Kopassus Prabowo.
Prabowo mengatakan, secara teknis kondisi kapal sudah tidak layak untuk digunakan karena bangunan kapal banyak yang keropos. Bahkan, kondisi permesinan, kelistrikan dan peralatan navigasi sudah tidak bisa digunakan. Sehingga tidak efisien untuk bisa memperbaiki kerusakan yang ada.

"Permesinan, kelistrikan, peralatan navigasi komunikasi dan instrumen di anjungan sudah tidak bisa digunakan lagi. Kondisi platform tidak layak digunakan, serta tidak efisien untuk diperbaiki atau di-replacement," papar Prabowo.

Dijelaskan, tidak ada opsi untuk melakukan perbaikan, sehingga direkomendasikan ke Panglima TNI untuk dipindahtangankan dengan penjualan secara lelang.

Prabowo memaparkan, nilai taksirannya limit jual atau lelang KRI Teluk Penyu 513 sebesar Rp4,91 miliar dengan nilai perolehan sebesar Rp121,03 miliar. Sementara KRI Teluk Mandar 514 nilai limit jual atau lelang sebesar Rp695 juta dengan nilai perolehan Rp121,90 miliar.

"Setelah mendengarkan penjelasan Menhan, Komisi I DPR RI memutuskan menyetujui usulan penjualan kapal KRI Teluk Bandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513 pada Kemhan sesuai dengan Surpres perihal permohonan persetujuan penjualan barang milik negara berupa kapal KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513 pada Kemhan dan dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid. ***

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

Lirik lagu "Itu Kamu" - Reybong

Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:34 WIB

Deklarasi Koalisi Gerindra -PKB  Bisa Bikin Nyaman 

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:00 WIB

Arsul Sani Terima Dewan Pers, Terkait RKUHP

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:59 WIB
X