• Selasa, 9 Agustus 2022

Langkah Cepat Kemlu Evakuasi WNI Dari Afghanistan Mendapat Apresiasi

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 19:35 WIB
Ganjar Pranowo (Foto: Istimewa)
Ganjar Pranowo (Foto: Istimewa)

SEMARANG: Langkah cepat pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang berhasil mengevakuasi 26 warga negara Indonesia dari Afghanistan, mendapat banyak apresiasi.

Seperti diketahui, setelah melewati proses panjang, puluhan warga negara Indonesia, beserta dua warga negara Afghanistan dan lima warga negara Filipina, berhasil dijemput dan tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (21/8/2021).

Apresiasi langsung bermunculan. Salah satunya dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Menurut Ganjar, gerak cepat Kemlu yang berhasil mengevakuasi WNI dari Afghanistan sudah sepatutnya diapresiasi. Dalam kondisi yang masih serba sulit, Kemlu tetap berusaha memulangkan warganya dari sana.

"Upaya Kemlu bagus sekali, tentu saya mengapresiasi gerak cepat Kemlu yang sudah berhasil melakukan evakuasi. Cara ini menjadi bukti bagaimana kita melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah. Mereka yang ada di luar dan mengalami situasi tidak bagus, Kemlu dengan sangat cepat merespon," katanya.

Ganjar berharap semua WNI yang ada di Afghanistan bisa selamat. Termasuk mereka yang sedang dievakuasi.

"Mudah-mudahan seluruh warga negara yang dievakuasi sehat dan selamat, yang belum segera bisa menyusul," imbuhnya.

Ganjar juga mengatakan terus memantau perkembangan di Afghanistan melalui pemberitaan. Sebab menurutnya, kondisi saat ini akan membawa pengaruh nanti pada politik luar negeri Indonesia.

"Termasuk bagaimana nanti situasi perubahan dunia secara eksternal, khususnya dalam politik luar negerinya. Ini akan punya potensi untuk terpengaruh. Maka saya ikuti terus tiap hari," terangnya.

Disinggung adakah warga Jawa Tengah yang saat ini berada di Afghanistan atau yang sudah ikut dievakuasi hari ini? Ganjar mengatakan belum mendapat laporan. "Dari Jateng belum, nanti kita cek terus," tegasnya. ***

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

X