• Selasa, 9 Agustus 2022

Pemerintah Didesak Lobby Saudi Atasi Persoalan Jamaah Umrah-Haji

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 23:26 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hj Endang Maria Astuti,S.Ag. MH menyaksikan penyerahan bantuan ambulance dari BPKH kepada organisasi kemasyarakatan Islsm di Dapil Jateng IV (Ist)
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hj Endang Maria Astuti,S.Ag. MH menyaksikan penyerahan bantuan ambulance dari BPKH kepada organisasi kemasyarakatan Islsm di Dapil Jateng IV (Ist)

JAKARTA: Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hj Endang Maria Astuti,S.Ag. MH mendesak Pemerintah RI Cq. Kementerian Agama RI untuk melakukan lobby secara elegan kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi agar dapat memberikan bantuan jalan keluar bagi warga Indonesia yang sudah sangat ingin menunaikan ibadah umrah.

Harapan dan keinginan para jama'ah Indonesia sudah tak terbendung karena hingga 1,5 tahun ini, mereka tak diizinkan memasuki tanah suci Mekkah karena pandemi belum usai. Terlebih lagi Pemerintah Saudi sangat ketat membatasi warga asing menunaikan ibadah umrah dan haji dengan memasukkan daftar 20 negara dengan penyebaran Covid-19 masih tinggi, termasuk Indonesia.

“Karena saat ini warga Indonesia belum bisa menjalankan ibadah umrah akibat Indonesia masuk ke dalam daftar 20 negara dengan penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi dan juga persoalan vaksin yang belum disertifikasi WHO,” ujar Endang di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Politisi senior Golkar Dapil Jateng ini menjelaskan ibadah umrah menjadi opsi yang paling masuk akal bagi warga Indonesia yang ingin mengobati kerinduannya berkunjung ke Tanah Suci karena kian panjangnya antrean untuk beribadah haji.

Apalagi ibadah haji sudah dua tahun dibatalkan yakni pada tahun haji 1441 H/2020 M dan kini pada tahun 1442 H/2021 M. Oleh sebab itulah, dia menilai sangat ironis apabila ibadah umrah bagi warga Indonesia masih tetap dipersulit saat Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah membuka pintu untuk memasuki Tanah Suci. 

“Ini adalah kesempatan yang ditunggu-tunggu oleh warga Indonesia yang sudah sangat rindu menjadi tamu Allah di Tanah Suci,” kata Legislator Perempuan di Komisi Agama dan Kesra DPR ini.

Srikandi Beringin ini menambahkan, Pemerintah RI Cq. Kementerian Agama RI seharusnya segera me-lobby Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dengan sangat gigih agar Indonesia segera dicabut dari daftar 20 negara yang memiliki penyebaran Covid-19 yang tinggi.

“Sebab kalau bicara risiko Covid-19, saat ini tidak ada satu negara pun yang bebas dari penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Pengurus Pusat KPPG ini menginginkan agar Pemerintah Kerajaan Arab Saudi cukup menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai standar WHO dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah tanpa melarang jemaah dari negara tertentu dan dengan alasan yang tidak berdasar serta diskriminatif.

Halaman:

Editor: AG. Sofyan

Terkini

X