• Minggu, 3 Juli 2022

Hasil Seminar IPDN Rekomendasikan Kebijakan Penyempurnaan Pelaksanaan Otsus Papua-Papua Barat

- Selasa, 16 Maret 2021 | 23:58 WIB

SUMEDANG: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sukses menggelar seminar nasional yang mengangkat isu mutakhir, dengan tema besar: "Optimalisasi Penyelenggaraan Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat Dalam Rangka Akselerasi Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat" di Balairung Rudini, Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (15/3/2021).

Seminar nasional dihelat dengan mengikuti dan mentaati protokol kesehatan secara ketat dengan cara luring dan daring sebagai bagian rangkaian Peringatan Dies Natalis Ke-65 IPDN dengan puncak acara digelar besok, Rabu, 17 Maret 2021 di Kampus IPDN.

Sekjen Kemendagri Dr. Ir Muhammad Hudori menyampaikan Keynote Speech Menteri Dalam Negeri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Sedangkan narasumber kompeten dan kapabel dibidangnya yang dihadirkan adalah Dr. Akmal Malik, M.Si selaku Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Prof. Dr. Sadu Wasistiono, MS sebagai Guru Besar IPDN, Komarudin Watubun, SH,.MH. sebagai salah satu Anggota Pansus RUU Otsus Papua DPR-RI, Drs. Bambang Purwoko, MA selaku Peneliti Otsus Papua dari Universitas Gajah Mada Drs Dominggus Mandacan yang adalah Gubernur Papua Barat, Yorrys Raweyai selaku Senator DPD-RI mewakili Provinsi Papua, Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi sebagai Tokoh Masyarakat Papua/ Mantan Menteri Perhubungan RI/ Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan serta Dr Ir. Appolo Safanpo, ST, MT,. selaku Rektor Universitas Cendrawasih serta Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS selaku Guru Besar IPDN dan Mantan Gubernur Lemhannas dan Dr Kastorius Sinaga sebagai Stafsus Mendagri Bidang Politik dan Media Massa.

Rektor IPDN Dr Hadi Prabowo, MM mengatakan meskipun situasi dan kondisi negeri masih belum stabil karena pandemi Covid-19, tapi seluruh sivitas akademika IPDN berkeyakinan pagebluk ini tidak menjadi alasan untuk tidak terus berprestasi dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia.

"Dengan usia yang sudah senior, 65 tahun, IPDN akan terus berdedikasi memberikan pengabdian kepada masyarakat dengan inovasi-inovasi yang unggul," ucap Rektor Hadi.

Seminar nasional yang digelar dalam merespon dinamika bangsa, kata mantan Sekjen Kemendagri ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat," tutur Rektor IPDN.

Menurut Rektor IPDN, melalui kegiatan seminar terkait Otonomi Khusus (Otsus) Papua dan Papua Barat, akan menjadi rumusan kebijakan yang memberikan manfaat dan percepatan pembangunan di provinsi di wilayah timur Indonesia ini.

"Ada 4 (empat) rumusan yang dihasilkan dalam seminar ini dan dapat memberikan manfaat dalam percepatan pembangunan di provinsi Papua dan Papua Barat," "ungkap Rektor Hadi kepada suarakarya.id di ruang kerja Rektor IPDN, Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (16/3/2021).

Rektor Hadi Prabowo menjelaskan rumusan pertama mengenai payung hukum yang menjadi landasan pelaksanaan Otsus di Papua dan Papua Barat.

Halaman:

Editor: AG. Sofyan

Terkini

Omicron Diprediksi Mendera Indonesia Juli 2022

Jumat, 1 Juli 2022 | 15:19 WIB

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Jumat, 1 Juli 2022 | 14:23 WIB
X