Jokowi Geregetan Uang Rakyat Untuk Beli Barang Impor, Bodoh Banget Kita Ini!

- Jumat, 25 Maret 2022 | 23:19 WIB
Presiden Jokowi. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)
Presiden Jokowi. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)

"Ini duit gede banget, besar sekali, yang enggak pernah kita lihat dan kita… Ini kalau digunakan, kita enggak usah muluk-muluk ya, dibelokkan 40 persen saja, 40 persen persen saja, itu bisa men-trigger growth economy kita," ujar Presiden.

Dengan demikian, tak perlu lagi mencari pasar ke mana-mana. Tidak perlu susah-susah mencari investor. "Kita diam saja. tapi kita konsisten membeli barang yang diproduksi oleh pabrik-pabrik kita, industri-industri kita, UKM-UKM kita. Kok enggak kita lakukan? Bodoh sekali kita kalau enggak melakukan ini, malah beli barang-barang impor," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Sentil Kementerian Dan Lembaga Yang Masih Lakukan Impor Barang Dan Jasa

Tentu, kata Presiden, kondisi ini tidak boleh diteruskan. "Kalau kita beli barang impor, bayangkan Bapak-Ibu semuanya, kita memberi pekerjaan kepada negara lain. Duit kita berarti capital outflow, keluar. Pekerjaan ada di sana, bukan di sini," ungkapnya.

Presiden pun menargetkan hingga Mei 2022, anggaran sebesar Rp400 triliun dapat digunakan untuk pembelian barang dari dalam negeri. Selain itu, Presiden meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk menyediakan berbagai macam produk yang dibutuhkan oleh pemerintah dalam platform yang tersedia.

“Saya minta dan saya enggak mau ditawar-tawar lagi urusan yang Rp400 triliun di Mei. Segera juga dorong yang namanya UKM-UKM di daerah itu untuk masuk segera ke e-Katalog. Masukkan sebanyak-banyaknya,” tandas Presiden.

Baca Juga: Digitalisasi Ekosistem Pasar Tradisional: Daya Saing Meningkat, Konsumen Meluas

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Gubernur Bali Wayan Koster.

Arahan Lengkap Presiden

Berikut arahan lengkap Presiden Jokowi kepada Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, dan BUMN tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, 25 Maret 2022

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X