• Jumat, 9 Desember 2022

Siaran Di RRI, Presiden Jokowi: Pemindahan IKN Perkenalkan Poros Peradaban Nusantara

- Kamis, 24 Februari 2022 | 17:18 WIB
Presiden Jokowi siaran di RRI. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden )
Presiden Jokowi siaran di RRI. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden )

SUARAKARYA.ID: Tidak biasanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpidato lewat siaran langsung di Radio Republik Indonesia (RRI). Namun tampaknya Presiden merasa perlu menyampaikan pesannya agar benar-benar sampai ke masyarakat luas di seluruh pelosok Tanah Air yang hanya bisa dijangkau lewat siaran RRI.

Presiden Jokowi berpidato soal pemindahan ibu kota negara (IKN) baru dalam acara Beranda Nusantara bertajuk “Menuju Ibu Kota Negara Baru” yang disiarkan RRI, Rabu (23/02/2022) dan juga ditayangkan dalam video di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menegaskan, transformasi (perubahan) masyarakat dapat dimulai melalui pengembangan kota yang dapat diwujudkan dengan pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Nusantara.

Baca Juga: Wayang Kulit dan Angklung Hiasi Chinook Blast Asian Night Market 2022 di Calgary, Kanada

Kota bersama lingkungan alami dan lingkungan binaan, kata Presiden, berperan penting dalam mentransformasi budaya manusia Indonesia yang baru, dan relevan dengan perkembangan masa kini dan siap untuk masa depan.

Sebagai 'Kota 10 Menit' (menghargai waktu), 80 persen transportasi publik, 70 persen area hijau, pengurangan temperatur dua derajat, Presiden meyakini IKN Nusantara akan menjadi kota yang inklusif, kota yang terbuka, kota untuk semua.

"Kota yang akan sangat ramah bagi semua lapisan masyarakat untuk hidup berdampingan, hidup rukun, hidup bersama-sama, dan memiliki peluang yang sama untuk ikut serta membangun dan mengembangkan IKN Nusantara ini," katanya.

Baca Juga: Sebaran Kasus Corona dan Jumlah Meninggal Masih Tinggi, Masyarakat Harus Patuhi 5M

Menurut Presiden, upaya ini akan dilakukan melalui transformasi dalam merawat alam dan lingkungan, seminimal mungkin berdampak pada lingkungan, menggunakan material alam dan berbasis energi terbarukan.

Transformasi dalam berbangsa dan bernegara, ungkap Presiden, memperkenalkan kembali kepada poros peradaban Nusantara, kepada kekayaan dan keberagaman alam dan budaya Indonesia.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X