Buka Rakernas ICMI, Jokowi: Kuncinya, Cepat Temukan Peluang Hadapi Perubahan Zaman

- Minggu, 30 Januari 2022 | 06:34 WIB
Presiden Jokowi buka Rakernas ICMI. (BPMI Setpres.)
Presiden Jokowi buka Rakernas ICMI. (BPMI Setpres.)

Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, termasuk ICMI ke depan semakin tidak ringan. Namun, sebagai wadah cendekiawan, Presiden yakin ICMI akan selalu mampu menemukan cara-cara dan strategi-strategi baru dalam menghadapi tantangan dan perubahan dunia yang sangat cepat saat ini.

"Kuncinya adalah transformasi. Yaitu, transformasi untuk menemukan cara tepat menghadapi perubahan zaman, tantangan, dan peluang-peluang yang ada," ujar Presiden.

Amanah Muktamar ICMI

Sementara itu Profesor Arif Satria yang terpilih sebagai Ketua Umum ICMI periode 2021-2026, menjelaskan bahwa pada tanggal 4-6 Desember 2021 telah dilangsungkan Muktamar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) ke-7 yang menghasilkan formatur dan sejumlah program kerja serta rekomendasi.

“Acara hari ini adalah upaya menjalankan amanah muktamar, yaitu pengukuhan dan rapat kerja pengurus. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus ICMI, semoga sukses menjalankan ICMI rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Menurut Arif, ICMI memiliki tujuan mewujudkan tata kehidupan masyarakat madani yang diridai Allah Swt., dengan meningkatkan mutu keimanan dan ketakwaan, pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, serta kecendekiawanan dan peran serta cendekiawan muslim se-Indonesia.

Baca Juga: Sabtu, 29 Januari 2022, Kasus Corona Indonesia Tambah 11.588

ICMI bekerja atas napas keislaman, keindonesiaan, dan kecendekiawanan. Dimensi keislaman menuntut ICMI untuk mampu menerjemahkan nilai-nilai universal Islam dalam konteks ruang Indonesia khususnya, dan dalam koteks zaman sekarang,” ungkapnya.

Dimensi keindonesiaan, kata Arief, menuntut untuk menyadari bahwa sebagai yang ditakdirkan Allah Swt., lahir dan hidup di tanah air Indonesia yang beragam suku, tradisi, dan agama, dan ICMI bertekad untuk berperan dalam membina satu negara kesatuan yang berbentuk republik berdasarkan Pancasila.

"Dimensi kecendekiawanan menuntut ICMI menjadikan anggotanya menjadi sosok ulul albab yang terus menyeimbangkan antara zikir dan pikir untuk kemaslahatan,” paparnya.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X