• Jumat, 9 Desember 2022

Jokowi: Kasus Covid Omicron Akan Terus Meningkat, Beberapa Minggu ke Depan

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 19:26 WIB
Presiden Jokowi (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)
Presiden Jokowi (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)

"Salah satunya melalui layanan telemedisin, aplikasi layanan kesehatan," ungkap Presiden dalam keterangan pers terkait perkembangan Covid-19 tersebut, yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden menjelaskan, tak semua kasus Covid-19 Omicron membutuhkan layanan langsung karena gejalanya tidak membahayakan. Yang paling penting meminimalkan kontak, ini akan mencegah penyebaran yang lebih luas.

Baca Juga: Jakarta Diserang Covid -19 Lagi, Hari Ini Tambah 3.978 Kasus Positif

"Ketika hasil tes PCR Saudara positif, tanpa ada gejala, silakan melakukan isolasi mandiri di rumah selama lima hari. Bila ada gejala batuk, pilek, atau gejala demam, silakan gunakan layanan telemedisin atau ke puskesmas atau ke dokter terdekat," kata Presiden

Dengan demikian, beban fasilitas kesehatan dari puskesmas sampai rumah sakit bisa berkurang. Ini penting agar fasilitas kesehatan yang ada dapat lebih fokus menangani pasien dengan gejala berat, maupun pasien-pasien penyakit lain yang membutuhkan layanan intensif.

"Saya minta Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian tetap tenang, tidak panik, laksanakan selalu protokol kesehatan, kurangi aktivitas yang tidak perlu," ungkap Prediden.

Baca Juga: Soal Omicron, Sri Sultan: Perlu Waspada Tapi Jangan Takut Berlebihan

Presiden pun mengajak warga masyarakat Indonesia menjaga kesehatan diri masing-masing sebaik-baiknya untuk meningkatkan imunitas. "Semoga kita semua dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, amin ya rabbal ‘alamin," ujarnya.

Penambahan Kasus Landai

Sementara itu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa penambahan kasus Covid-19 di Indonesia paling terkendali dibandingkan dengan lima negara lain di Asia. Jika dibandingkan dengan India, Philipina, Singapura, Malaysia, dan Thailand, misalnya, Indonesia memiliki jumlah penambahan kasus konfirmasi Covid-19 yang rendah.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X