• Selasa, 28 Juni 2022

Buka Forum B20, Jokowi Singgung Investasi Telekomunikasi Bawah Laut Indonesia-AS

- Jumat, 28 Januari 2022 | 15:28 WIB
Presiden Jokowi (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)
Presiden Jokowi (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)

Baca Juga: Menkes: Air Kemasan Galon Polikarbonat Aman Dikonsumsi

Bapak-Ibu dan hadirin yang saya hormati,

Indonesia juga memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital, terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan UMKM dan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia). Dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan daya beli yang terus meningkat pesat, Indonesia sangat menarik untuk investasi pada infrastruktur ekonomi digital. Kami ingin mengundang investasi yang memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari transformasi ekonomi digital ini. Ekonomi digital di Indonesia berkembang pesat, dan saat ini Indonesia memiliki satu decacorn dan delapan unicorn.

Sejak awal pandemi, pemerintah mendorong sektor UMKM untuk memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya. Strategi ini telah berhasil menarik lebih dari 8,4 juta UMKM saat ini memiliki platform digital untuk menjual produknya.

Untuk mendorong interkonektivitas global yang semakin meningkat, saat ini ada tiga investasi pembangunan kabel telekomunikasi bawah laut yang sedang berproses, yang menghubungkan Indonesia langsung dengan pantai barat Amerika Serikat tanpa ada negara perantara. Ini akan meningkatkan kapasitas bandwidth 
Indonesia lebih dari 100 persen setelah semua terbangun selesai.

Indonesia juga akan memainkan peran penting dalam ekosistem semikonduktor. Dalam tahun ini, kita akan membangun fasilitas chip design dan pabrik polisilikon di Jawa Tengah dengan kapasitas 40 ribu ton. Di tahap awal,produk ini akan kita fokuskan untuk menyuplai kebutuhan 
solar cell. Namun, dalam beberapa tahun ke depan akan difokuskan untuk semikonduktor.

Terakhir, Presidensi G20 Indonesia juga akan fokus pada pembenahan arsitektur kesehatan global agar lebih inklusif, berpegang pada asas kesetaraan, dan tanggap terhadap krisis.

Pemerintah Indonesia dan G20 mengajak komunitas B20 untuk berkolaborasi, memobilisasi sumber daya untuk membiayai inovasi serta pemerataan produksi vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan. Indonesia mendorong investasi di sektor kesehatan guna pemenuhan kebutuhan di dalam negeri.

"Baca Juga: Vaksinasi Harus Dipercepat Agar Manusia Indonesia Terbebas Dari Ancaman Covid 19

Pada tahun 2021, pengeluaran pemerintah pusat dan daerah untuk sektor kesehatan mencapai 34,77 miliar US dollar. Kita akan memprioritaskan pembelian farmasi dan alat-alat kesehatan yang diproduksi di dalam negeri. Prinsipnya kalau sudah bisa diproduksi di dalam negeri, anggaran pemerintah tidak akan membeli yang impor. Oleh karena itu, kami juga mengundang investasi di sektor kesehatan di Indonesia yang sekaligus memperkuat sistem ketahanan kesehatan global.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X