• Jumat, 9 Desember 2022

Buka Forum B20, Jokowi Singgung Investasi Telekomunikasi Bawah Laut Indonesia-AS

- Jumat, 28 Januari 2022 | 15:28 WIB
Presiden Jokowi (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)
Presiden Jokowi (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)

BOGOR: Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka pertemuan pendahuluan Forum Bussiness20 (B20) atau 'B20 Inception Meeting' yang digelar secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022).

Ada yang menarik dari pernyataan Presiden saat mengawali sambutannya terkait pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia. Menurut Presiden, Covid-19 mengajarkan bahwa pandemi bukan hanya menjadi masalah, namun sekaligus menjadi peluang untuk tumbuh lebih baik.

"Kita harus memanfaatkan peluang ini untuk mewujudkan tata kelola dunia yang lebih adil, yang memberikan kesejahteraan dan kemakmuran, serta menjamin pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan," ujar Presiden dalam tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Babak Baru RI-Singapura: Empat Dokumen Kerja Sama Diteken di Depan Jokowi-Lee

Presidensi G20 Indonesia, ucapnya, mengajak G20 dan B20 untuk berkolaborasi menciptakan terobosan-terobosan dan aksi nyata untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global. Sejalan dengan fokus utama Presidensi G20 Indonesia, ada tiga hal peluang utama yang bisa dimanfaatkan.

Pertama, transisi menuju green economy, kedua, tren digital ekonomi yang semakin pesat, dan yang ketiga, perbaikan arsitektur kesehatan global yang lebih responsif dalam menghadapi pandemi global.

Di bagian lain, Presiden menjelaskan bahwa Indonesia juga memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital. Terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia).

Baca Juga: Presiden Jokowi Bertemu PM Singapura Lee Hsien Loong di Bintan, Bahas Apa?

Sejak awal pandemi, pemerintah mendorong sektor UMKM untuk memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya. Strategi ini telah berhasil menarik lebih dari 8,4 juta UMKM saat ini memiliki platform digital untuk menjual produknya.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X