• Sabtu, 8 Oktober 2022

Jokowi Pastikan Pemberian 'Booster' Mulai 12 Januari, Gratis

- Selasa, 11 Januari 2022 | 20:02 WIB
Presiden Jokowi. (Tangkapan layar YouTube)
Presiden Jokowi. (Tangkapan layar YouTube)

JAKARTA: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan secara resmi bahwa pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) akan dimulai 12 Januari 2022 dengan prioritas masyarakat lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan. Ditegaskan, vaksin dosis ketiga akan diberikan secara gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga ini gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia karena sekali lagi saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama,” ujar Presiden dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/1/2022), disiarkan dibkanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, upaya pemberian vaksin dosis ketiga Covid-19 penting dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat mengingat virus Covid-19 yang terus bermutasi.

Adapun syarat dan ketentuan yang dibutuhkan untuk menerima vaksinasi ketiga ini, kata Presiden, adalah calon penerima sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua lebih dari enam bulan sebelumnya.

Lebih jauh Presiden mengingatkan, meski sudah divaksin, masyarakat diminta tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. 

"Karena, vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan merupakan kunci dalam mengatasi pandemi Covid-19," ungkapnya. 

Percepat Vaksinasi

Sehari sebelumnya pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-49 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara virtual,  dari Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta, Senin (10/1/2022), Presiden Jokowi menegaskan pemerintah berhasil mengelola tantangan kesehatan yang sangat kompleks. 

"Kalau kita lihat di bulan Juli, kita betul-betul pada posisi yang penuh dengan kengerian dengan angka kasus 56 ribu per hari. Dan, kasus konfirmasi per 9 Januari kemarin tahun 2022 sebanyak 529 kasus, turun 99 persen dari puncak di bulan Juli yang lalu. Ini patut kita syukuri," kata Presiden.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

X