• Sabtu, 25 Juni 2022

Kunjungi Titik Nol IKN, Sri Mulyani: Membangun IKN Luar Biasa Rumit Dan Menantang

- Jumat, 7 Januari 2022 | 18:00 WIB
Foto: Tangkapan layar Instagram.
Foto: Tangkapan layar Instagram.

JAKARTA: Setelah mengunjungi 'Titik NOL' Ibu Kota Negara (IKN) baru bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Penajam Paser, Kalimantan Timur, Kamis (6/1/2021), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa proses pembangunan IKN baru luar biasa rumit dan menantang. 

"Bagaimana tetap menjaga lingkungan, hutan dan keanekaragaman hayati dan termasuk satwa agar tetap terjaga, namun mampu mewujudkan Ibu Kota Negara masa depan yang modern dan berbudaya dan beradab serta mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia," tulis Sri Mulyani di akun Instagramnya, @smindrawati, Jumat (7/1/2021).

Menurut Menkeu, sesuai penjelasan Tim KemenPUPR mengenai rancangan pembangunan IKN, Titik NOL merupakan referensi koordinat lokasi pembangunan kompleks Istana Negara dan Pusat Pemerintahan dan perkembangan pembangunan selanjutnya secara bertahap di Penajam Paser, Kalimantan Timur.

Dari segi pembiayaan dan keuangan negara, kata Menkeu Sri Mulyani, juga perlu dirancang secara cermat dan hati-hati agar tujuan pembangunan IKN dapat tercapai namun tetap terjaga stabilitas dan sustainabilitas keuangan negara.

"Landasan hukum yang kuat dan baik dalam bentuk RUU IKN sedang dibahas oleh pemerintah dan DPR dengan masukan dari berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat luas," ujarnya.

Sebelumnya Menkeu Sri Mulyani bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengunjungi lokasi dibangunnya jembatan penghubung Kota Balikpapan dengan Penajam Paser Utara. Jembatan terpanjang kedua di Indonesia ini memiliki bentang utama sepanjang 804 meter dan lebar 22.4 meter (mencakup 4 lajur jalan).

Proyek infrastruktur untuk mendukung pembangunan bakal Ibu Kota Negara yang krusial ini dibiayai oleh SBSN dengan total alokasi sebesar Rp1.43 triliun. "Saya harap, hadirnya jembatan ini dapat mendukung pertumbuhan perekonomian, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur," ujar Menkeu Sri Mulyani.

Secara khusus Menkeu menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para investor Sukuk Negara karena telah turut membangun Indonesia.

Tandatangani Prasasti

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

X