Mengapresiasi Komitmen NU Jaga Keutuhan NKRI

- Selasa, 24 Januari 2023 | 16:06 WIB
Foto ilustrasi: Mengapresiasi Komitmen NU Jaga Keutuhan NKRI. (Istimewa)
Foto ilustrasi: Mengapresiasi Komitmen NU Jaga Keutuhan NKRI. (Istimewa)

SUARAKARYA.ID: Komitmen kuat organisasi kemasyarakatan (ormas) Nahdlatul Ulama (NU) untuk senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) patut diapresiasi.

Ini terungkap dalam acara kegiatan jalan sehat dalam rangka menyongsong 1 abad NU yang diikuti dan dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (22/1/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Pengurus Besar (PB) NU menegaskan tekadnya untuk merawat Indonesia, menjaga Indonesia, menjaga keselamatan bangsa dan negara, memperjuangkan kemaslahatan bagi masa depan bangsa dan negara.

“Insyaallah dengan barokah dari para pendiri Nahdlatul Ulama, barokah dari riyadoh, para ulama selama 100 tahun insyaallah kita akan menjemput masa depan yang lebih mulia,” ungkap Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, seperti ditayangkan dalam video di Youtube Sekretariat Presiden.

Secara khusus Gus Yahya menyebut kehadiran para pemimpin Indonesia bersama warga nahdliyin menambah semangat untuk terus menjaga dan merawat bangsa serta negara Indonesia.

“Hari ini kita bersama pemimpin-pemimpin kita. Hari ini pemimpin-pemimpin kita hadir untuk membersamai kita, maka kita tidak akan pernah jauh akan terus membersamai pemimpin-pemimpin kita," ujarnya.

Politik Kebangsaan

Sementara itu tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Zannuba Ariffah Chafson atau Yenny Wahid, menegaskan memasuki usianya yang sudah mencapai 1 abad, NU tidak ada pembahasan politik. Hal ini karena NU sudah melampaui politik praktis.

"NU ini usianya lebih tua dari usia Republik, jadi politiknya politik kebangsaan. Jadi kita adalah satu dari stakeholder NKRI," kata Yenny kepada awak media di Pura Mangkunegaran Solo usai mengikuti kegiatan Jalan Sehat NU 2023.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X