• Rabu, 30 November 2022

Prof Azyumardi, Konco Seperjuangan itu Telah Pergi Meninggalkan Ide-Ide Besar Memajukan Negeri

- Selasa, 20 September 2022 | 07:11 WIB
Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, Guru Besar IPDN, Deputi Politik Set Wapres RI 2005-2010. (Foto: Istimewa)
Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, Guru Besar IPDN, Deputi Politik Set Wapres RI 2005-2010. (Foto: Istimewa)

 

Oleh : Prof. Dr. Djohermansyah  Djohan


SUARAKARYA.ID: MALANG tak dapat ditolak. Mujur tak dapat diraih. Telah wafat di Kuala Lumpur Malaysia Prof Dr. H. Azyumardi Azra, M.Phil., MA., CBE karena sakit mendadak saat hendak menghadiri suatu konferensi internasional di negeri  Jiran.

Innalillahi wainnailahi ra'jiun. Semoga almarhum husnul khotimah.

Beliau konco seperjuangan saya ketika sama-sama bekerja di Kantor Wakil Presiden RI belasan tahun lalu.

Baca Juga: Ini Profil Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra yang Meninggal Dunia

Beliau menjabat Deputi Kesra, dan saya menjadi Deputi Politik.
Wapres-nya kala itu dipegang oleh Pak Jusuf Kala (JK).

Kami kerap runtang runtung ke sana ke mari hingga ke manca negara mendampingi Wapres JK yang energik dan saling dukung dalam menjalankan tugas. Koodinasi yang di kantor-kantor pemerintah suka ribet, tidak berlaku di kantor kami. Kalau ada hal yang pelik sekali biasanya kami selesaikan dengan makan siang di resto Padang. Perut kenyang, urusanpun beres.

Mungkin karena sama-sama orang Kampus, sama-sama orang Minang, dan sebaya pula kami cocok dan sejak itu menjadi sahabat walaupun sudah tak bekerja lagi di kantor Wapres.

Baca Juga: Ketua Dewan Pers Azyumardi Meninggal Dunia Saat Bertugas di Malaysia

Kalau ada tulisan beliau di koran, atau wawancaranya di televisi, atau buku baru, saya selalu dikiriminya. Begitu pula halnya dengan saya. Kami kerap berbagi pandangan soal bagaimana memajukan pemerintahan dan politik di negeri ini, termasuk Sumatera Barat kampuang kami "nan jauh di mato".

Kalau ada acara webinar terkait pemerintahan dan demokrasi lokal yang digelar di Institut Otonomi Daerah (i-Otda), di mana saya menjadi foundernya, beliau sering kami daulat menjadi nara sumber. "Saya sudah catat di buku agenda ya Pak Djo," ujarnya.

Karena pandemi Covid 19, dia selalu minta secara daring.

Begitu pula kalau beliau  yang kemudian menjadi  staf Khusus Wapres JK pada periode kedua sementara saya sudah pindah ke Kemendagri menjadi Dirjen Otda- meminta saya sebagai pembicara, selalu saya luangkan waktu untuk hadir meskipun ke luar kota. Biasanya habis acara, kami suka cari makan enak.

Baca Juga: Ketua Dewan Pers Beri Kesempatan SMSI Daftarkan Anggotanya untuk Didata, Demi Pelindungan Perusahaan Pers

Empat hari lalu 14 September saya dan almarhum masih bertukar kabar. Saya infokan via WA, saya mau tampil live di Metro TV soal calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kereta Cepat Membangun Sejarah dan Peradaban

Selasa, 29 November 2022 | 11:27 WIB

Perubahan Iklim

Senin, 28 November 2022 | 13:05 WIB

Kendaraan Listrik Jangan Berhenti Sampai KTT G20

Sabtu, 19 November 2022 | 06:53 WIB

Problem Sosial Migrasi

Jumat, 18 November 2022 | 08:23 WIB

Tunjangan dan Pengabdian

Sabtu, 12 November 2022 | 02:30 WIB

Sumpah Pemuda dan Dunia Baru

Rabu, 9 November 2022 | 15:32 WIB

Ancaman Krisis 2023

Rabu, 9 November 2022 | 15:14 WIB

Subsidi Angkutan Barang Perlu Ditambah

Senin, 31 Oktober 2022 | 22:26 WIB

Pandemi dan Resesi

Senin, 31 Oktober 2022 | 15:42 WIB

Kota Humanis

Senin, 24 Oktober 2022 | 23:15 WIB

Mendorong Industri Halal

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 08:10 WIB

Transformasi Pariwisata

Kamis, 20 Oktober 2022 | 22:20 WIB

Mudah dan Murah

Senin, 17 Oktober 2022 | 07:53 WIB

Lokomotif Polri Bergerak

Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:19 WIB

Tragedi Kanjuruhan dan Rendahnya Budaya Malu Bangsa 

Selasa, 11 Oktober 2022 | 23:39 WIB
X