• Rabu, 30 November 2022

Digital Senjata Pemulihan Ekonomi

- Selasa, 20 September 2022 | 00:56 WIB
Ahmad Febriyanto (Ist)
Ahmad Febriyanto (Ist)

Oleh Ahmad Febriyanto

SUARAKARYA.ID: Perkembangan digital semakin pesat dan semakin dirasakan dampaknya oleh setiap individu. Konsep digital yang dirancang pada gagasan revolusi industri 4.0 dapat dikatakan berhasil dan bahkan saat ini sudah mulai menginjak era society 5.0.

Perkembangan teknologi menjadi semakin nyata setelah pandemi selama dua tahun melanda dunia. Utamanya Indonesia tingkat pengguna internet sendiri mengalami pertumbuhan 77%. Berdasar pada data APJII pada tahun 2022 pengguna internet di Indonesia mencapai 210 juta.

Jika dibandingkan dengan sebelum pandemi yang hanya berjumlah 175 juta peningkatan tersebut terbilang cukup fantastis. Sehingga kemudian dari data tersebut semakin nyata dan jelas bahwa kedepan digital akan menjadi sebuah kewajiban dalam membantu pekerjaan manusia. Sebab seperti diketahui dan dirasakan digital sendiri selalu berhasil memanjakan manusia dari sejumlah kemudahan untuk dapat melakukan berbagai hal. Tentu dalam lingkup ekonomi penggunaan digital sendiri sangat memudahkan transaksi.  

Baca Juga: Pesan Kebangkitan dari Mimbar Senayan

Munculnya konsepsi real time online yang merupakan salah satu akibat dari kemudahan digital membuat masyarakat semakin mudah dalam melakukan transaksi. Seperti contohnya dalam menikmati layanan perbankan, pada saat ini nasabah tidak perlu bersusah payah pergi ke kantor cabang atau ATM tetapi hanya cukup menggunakan smartphone dan bermodal jari sudah dapat melakukan transaksi dan menikmati layanan produk perbankan. Tentu kemudian digital sendiri sangat relevan dalam program inklusi keuangan milik pemerintah.

Saat ini tingkat inklusi keuangan di Indonesia sendiri mencapai 83,6% dan target pada tahun 2024 sendiri mencapai 90%. Hal tersebut merupakan salah satu fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan keuangan inklusif masih perlu ditingkatkan dan salah satu caranya adalah meningkatkan penggunaan digital. Sebab dengan digital maka masyarakat mampu menikmati transaksi dimana saja dan kapan saja sehingga kemudian pelayanan keuangan dapat merata.

Unggul 

 

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Ahmad Febriyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kereta Cepat Membangun Sejarah dan Peradaban

Selasa, 29 November 2022 | 11:27 WIB

Perubahan Iklim

Senin, 28 November 2022 | 13:05 WIB

Kendaraan Listrik Jangan Berhenti Sampai KTT G20

Sabtu, 19 November 2022 | 06:53 WIB

Problem Sosial Migrasi

Jumat, 18 November 2022 | 08:23 WIB

Tunjangan dan Pengabdian

Sabtu, 12 November 2022 | 02:30 WIB

Sumpah Pemuda dan Dunia Baru

Rabu, 9 November 2022 | 15:32 WIB

Ancaman Krisis 2023

Rabu, 9 November 2022 | 15:14 WIB

Subsidi Angkutan Barang Perlu Ditambah

Senin, 31 Oktober 2022 | 22:26 WIB

Pandemi dan Resesi

Senin, 31 Oktober 2022 | 15:42 WIB

Kota Humanis

Senin, 24 Oktober 2022 | 23:15 WIB

Mendorong Industri Halal

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 08:10 WIB

Transformasi Pariwisata

Kamis, 20 Oktober 2022 | 22:20 WIB

Mudah dan Murah

Senin, 17 Oktober 2022 | 07:53 WIB

Lokomotif Polri Bergerak

Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:19 WIB

Tragedi Kanjuruhan dan Rendahnya Budaya Malu Bangsa 

Selasa, 11 Oktober 2022 | 23:39 WIB
X