• Sabtu, 1 Oktober 2022

Dokumen Pro Justitia dan Keterbukaan Informasi Publik

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 04:31 WIB
Slamet Pribadi  (Dokumentasi )
Slamet Pribadi (Dokumentasi )

Oleh: Slamet Pribadi*


SUARAKARYA.ID : Pro Justitia, menurut kamus hukum Yan Pramadya Puspa  Edisi Lengkap Bahasa: Belanda-Indonesia-Inggris, pro justitia artinya demi hukum, untuk hukum atau undang-undang. Kalau saya terjemahkan yang lain juga bisa diartikan untuk keadilan. Maksudnya tindakan atau Administrasi Perkara tersebut untuk konsumsi keadilan, karena akan berlanjut sampai ke tingkat Pengadilan.

Baca Juga: Rencana Layanan Perkeretaapian di IKN
Di Indonesia kata diatas sangat lazim dipakai di kalangan Sistem Peradilan Pidana, dimulai dari Penyidikan sampai ke Pengadilan. Setiap kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh Penyidik baik Penyidikan POLRI, Penyidikan di Kejaksaan yang melakukan penyidikan Tindak Pidana Khusus, maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Tertentu yang melakukan Penyidikan atas kasus - kasus tertentu di Departemen - Departemen tertentu, semua produk – produk nya selalu mengunakan label Pro Justitia, khususnya administrasi Perkara. Dipasang di atas, dibawah kop surat resmi.

Manakala tidak menggunakan label Pro Justitia maka Tindakan Penegak Hukum dan administrasinya masuk kriteria administrasi umum, tidak diakui oleh Berbagai pihak. Dipengadilan akan dipertanyakan, baik oleh Hakim, atau Penasehat Hukum.

Baca Juga: Henry Indraguna Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum UNS, Double Gelarnya Ini Makin Mantabkan Bekal Ke DPR RI

Karya Penegak Hukum itu dianggap tidak syah secara formal. Penempatan Label Pro Justitia berkenaan dengan kewenangan dalam Jabatan dan Sumpah Jabatan sebagai Penyidik, sebagai bentuk Pertanggung jawaban Penyidik dihadapan Pengadilan secara formal, tidak semua Tindakan dan administrasi dapat diberikan label Pro Justitia.Hanya Tindakan dan administrasi yang berhubungan dengan Sistem Peradilan Pidana yang diberikan label Pro Justitia.

Penyidik sangat berhati - hati dalam penempatan label Pro Justitia, khusus Untuk Polri dalam Administrasi Perkara Pidana sudah menjadi Standar Kerja Penyidik, khususnya terhadap Berita Acara dalam Perkara Pidana, terutama hal hal yang berkaitan dengan pasal 75 KUHAP, yang menentukan bahwa: pada Ayat (1) Berita acara dibuat untuk setiap tindakan tentang: a. pemeriksaan tersangka; b. penangkapan; c. penahanan; d. penggeledahan; e. pemasukan rumah; f. penyitaan benda; g. pemeriksaan surat; h. pemeriksaan saksi; i. pemeriksaan di tempat kejadian; j. pelaksanaan penetapan dan putusan pengadilan; k. pelaksanaan tindakan lain sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang ini.

Ayat (2) Berita acara dibuat oleh pejabat yang bersangkutan dalam melakukan tindakan tersebut pada ayat (1) dan dibuat atas kekuatan sumpah jabatan. (3) Berita acara tersebut selain ditandatangani oleh pejabat tersebut pada ayat (2) ditandatangani pula oleh semua pihak yang terlibat dalam tindakan tersebut pada ayat (1).


Apakah Berita Acara – Berita Acara diatas kemudian bisa disebarkan atau dipublikasikan secara luas oleh Penyidik atau siapa saja tanpa menurut saya itu tidak boleh karena itu adalah Produk Pro Justitia. Dokumen yang bersifa Pro Justitia hanya bisa dibuka di hadapan hukum, tidak untuk kepentingan diluar itu. Jika itu terjadi akan mengganggu jalannya Penyidikan atau penegakan hukum, atau system peradilan Pidana, dan Badan Publik atau dalam hal ini Penyidik bisa dituntut secara hukum. Hanya hukum atau Pengadilan yang dapat membuka Hasil Penyidikan di hadapan Persidangan terbuka untuk umum atau dalam kasus tertentu dalam sidang tertutup atas perintah Pengadilan, misalnya kasus yang menyangkut anak dan lain - lain. Pengadilan dengan kekuasaannya akan melakukan pemeriksaan secara independen dan bebas sesuai dengan Hukum Acara yang berlaku.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Terkini

Digitalisasi Pertambangan

Senin, 26 September 2022 | 22:20 WIB

Daya Saing

Senin, 26 September 2022 | 17:07 WIB

Upaya Menekan Fatalitas Tabrak Belakang Truk

Minggu, 25 September 2022 | 19:06 WIB

Pariwisata Digital

Selasa, 20 September 2022 | 16:20 WIB

Daya Saing Teknologi

Selasa, 20 September 2022 | 09:50 WIB

Digital Senjata Pemulihan Ekonomi

Selasa, 20 September 2022 | 00:56 WIB

Keunggulan Kompetitif

Minggu, 11 September 2022 | 17:18 WIB

Dedikasi dan Urgensi

Jumat, 9 September 2022 | 12:39 WIB

Pesan Kebangkitan dari Mimbar Senayan

Minggu, 4 September 2022 | 14:45 WIB

Berharap Polisi Usut Tuntas Kasus Kecelakaan di Bekasi

Sabtu, 3 September 2022 | 17:04 WIB

Industri Kreatif

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:06 WIB

Kurir dan UMKM Berkolaborasi, Bertahan di Era Pandemi

Minggu, 21 Agustus 2022 | 01:12 WIB

Kinerja Impresif Ekonomi, Kado Manis HUT ke-77 RI

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:29 WIB

Transparansi APBN ala Kemenkeu

Kamis, 18 Agustus 2022 | 01:19 WIB
X