• Sabtu, 1 Oktober 2022

Manusia dan Teknologi 5.0

- Selasa, 26 Juli 2022 | 19:23 WIB
Ahmad Febriyanto (Ist)
Ahmad Febriyanto (Ist)

Oleh  Ahmad Febriyanto  

SUARAKARYA.ID: Urgensi terkait populasi tampaknya menjadi persoalan nyata pada era modern saat ini.

Dalam proyeksinya Gilles Pison menyebutkan bahwa pertumbuhan manusia terus mengalami peningkatan 7 kali lipat setiap tahunnya. Dilihat dari pertumbuhan penduduk pada tahun 1800 yang hanya 1 miliar jiwa dan terus mengalami peningkatan. Sehingga pada tahun 2050 diprediksikan bahwa populasi manusia sudah mencapai 10 miliar jiwa. Seperti makhluk hidup yang lain, manusia juga akan terus melakukan proses reproduksi. Lantas memang dunia mau tidak mau juga akan menampung jumlah populasi yang terus meningkat. 

Overpopulation atau ledakan yang besar populasi menjadi isu yang membuat para ahli berpikir untuk memberi solusi. Gagasan untuk melakukan transmigrasi populasi ke mars atau planet yang lain juga sudah mulai dilakukan guna menghadapi overpopulation yang terjadi.Karena memang dengan bertambahnya populasi yang ada maka juga akan berdampak pada turunnya kualitas lingkungan hidup baik dilihat dari segi kualitas seperti tersedianya lingkungan sehat dan layak maupun kuantitas seperti jumlah tempat tinggal serta lapangan pekerjaan akan terus berkurang. Sehingga memang perlu adanya solusi pasti untuk menyelesaikan urgensi ini.

Baca Juga: Kurban dan Endemi

 Sebagai negara dengan jumlah populasi yang besar Indonesia juga harus siap dengan permasalahan ini. Menurut data Kemendagri dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengatakan bahwa Indonesia merupakan penyumbang dari 3,51% populasi penduduk di dunia. Namun seharusnya jumlah populasi yang besar dapat menjadi keunggulan tersendiri dari sebuah negara. Dengan catatan SDM tersebut unggul dan kompetitif dalam menghadapi tantangan global. Karena era teknologi bukan lagi hanya mengunggulkan fisik saja namun juga harus memiliki keahlian dan kompetensi yang mumpuni untuk siap bersaing.

Teknologi

Mengingat bahwa saat ini bukan lagi era manual seluruh pekerjaan saat ini sudah bisa dikerjakan secara otomatis dengan teknologi yang ada. Bahkan, Jepang sudah mencari inovasi bahwa seluruh pekerjaan akan dilakukan oleh robot atau robotisasi pekerjaan. Memang jika melihat keadaan seperti itu maka overpopulation nampak sekali menjadi urgensi. Karena dengan jumlah manusia yang banyak namun seluruh pekerjaan dan kegiatan kehidupan sudah dilakukan oleh robot maka akan menambah jumlah angka pengangguran. 

Baca Juga: Jalan Tol: Infrastruktur Rakyat Dan Divestasi

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Pertambangan

Senin, 26 September 2022 | 22:20 WIB

Daya Saing

Senin, 26 September 2022 | 17:07 WIB

Upaya Menekan Fatalitas Tabrak Belakang Truk

Minggu, 25 September 2022 | 19:06 WIB

Pariwisata Digital

Selasa, 20 September 2022 | 16:20 WIB

Daya Saing Teknologi

Selasa, 20 September 2022 | 09:50 WIB

Digital Senjata Pemulihan Ekonomi

Selasa, 20 September 2022 | 00:56 WIB

Keunggulan Kompetitif

Minggu, 11 September 2022 | 17:18 WIB

Dedikasi dan Urgensi

Jumat, 9 September 2022 | 12:39 WIB

Pesan Kebangkitan dari Mimbar Senayan

Minggu, 4 September 2022 | 14:45 WIB

Berharap Polisi Usut Tuntas Kasus Kecelakaan di Bekasi

Sabtu, 3 September 2022 | 17:04 WIB

Industri Kreatif

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:06 WIB

Kurir dan UMKM Berkolaborasi, Bertahan di Era Pandemi

Minggu, 21 Agustus 2022 | 01:12 WIB

Kinerja Impresif Ekonomi, Kado Manis HUT ke-77 RI

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:29 WIB

Transparansi APBN ala Kemenkeu

Kamis, 18 Agustus 2022 | 01:19 WIB
X