• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kurban dan Endemi

- Minggu, 17 Juli 2022 | 00:49 WIB
 Ahmad Febriyanto (Ist)
Ahmad Febriyanto (Ist)

Oleh Ahmad Febriyanto 

 

SUARAKARYA.IDSetelah selama dua tahun covid-19 membersamai kehidupan manusia. Itikad untuk hidup berdampingan dengan covid-19 menjadi opsi untuk dapat kembali beraktifitas dalam era kebiasaan baru.

Walaupun dengan beberapa syarat untuk menghadapi era baru tersebut. Perubahan pandemi menjadi endemi  memang tampaknya menjadi angin lega bagi seluruh masyarakat Indonesia. Mengutip keterangan presiden pada 17 Mei 2022 melalui akun youtube Sekretariat Presiden terkait pelonggaran penggunaan masker.

Namun keterangan pelonggaran penggunaan masker tersebut masih terdapat pengecualian. Seperti penggunaan masker tetap dihimbau bagi masyarakat yang sedang sakit, berada dalam ruangan, atau berada dalam transportasi publik. Angin segar tersebut sangat disambut gembira oleh masyarakat. Kebebasan untuk dapat kembali beraktivitas normal kembali memang menjadi ‘cita-cita’ pasca pandemi. Keterangan presiden tersebut juga lebih dijelaskan lagi dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Terkait dengan pandemi yang terjadi di Indonesia saat ini.

Baca Juga: Jalan Tol: Infrastruktur Rakyat Dan Divestasi

Pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia saat ini dapat berubah status endemi. Muhadjir menjelaskan bahwa status covid-19 sebenarnya masih ada namun sudah berubah dari pandemi menjadi endemi. Klasifikasi perubahan tersebut didasarkan pada penyebaran virus covid-19 yang bukan lagi menjadi wabah. Sehingga nantinya status covid-19 akan berubah menjadi penyakit menular seperti hal nya Tuberkolosis (TB). Namun memang, perubahan status dari pandemi menuju endemi nampaknya membuat masyarakat berasumsi bahwa covid-19 sudah tidak ada dan hal yang lebih fatal adalah masyarakat menyepelekan beberapa syarat kebiasaan baru seperti cuci tangan, vaksin, dan menjaga pola hidup bersih.

Ibadah

Terutama euforia ketika melaksanakan ibadah pada hari raya. Kemarin 10 Juli 2022 umat Muslim Indonesia baru saja melaksanakan ibadah kurban. Memang tahun ini adalah kali pertama kurban dapat dilaksanakan dengan sedikit ‘bebas’ daripada dua tahun sebelumnya. Pada tahun ini juga hari raya kurban dihadapkan dengan permasalahan penyakit menular PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Pertambangan

Senin, 26 September 2022 | 22:20 WIB

Daya Saing

Senin, 26 September 2022 | 17:07 WIB

Upaya Menekan Fatalitas Tabrak Belakang Truk

Minggu, 25 September 2022 | 19:06 WIB

Pariwisata Digital

Selasa, 20 September 2022 | 16:20 WIB

Daya Saing Teknologi

Selasa, 20 September 2022 | 09:50 WIB

Digital Senjata Pemulihan Ekonomi

Selasa, 20 September 2022 | 00:56 WIB

Keunggulan Kompetitif

Minggu, 11 September 2022 | 17:18 WIB

Dedikasi dan Urgensi

Jumat, 9 September 2022 | 12:39 WIB

Pesan Kebangkitan dari Mimbar Senayan

Minggu, 4 September 2022 | 14:45 WIB

Berharap Polisi Usut Tuntas Kasus Kecelakaan di Bekasi

Sabtu, 3 September 2022 | 17:04 WIB

Industri Kreatif

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:06 WIB

Kurir dan UMKM Berkolaborasi, Bertahan di Era Pandemi

Minggu, 21 Agustus 2022 | 01:12 WIB

Kinerja Impresif Ekonomi, Kado Manis HUT ke-77 RI

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:29 WIB

Transparansi APBN ala Kemenkeu

Kamis, 18 Agustus 2022 | 01:19 WIB
X