• Sabtu, 20 Agustus 2022

Jaminan Keamanan Pemudik Ke Sumatera

- Senin, 25 April 2022 | 22:51 WIB
Djoko Setijowarno (Dok Pribadi)
Djoko Setijowarno (Dok Pribadi)

Penyelenggaraan mudik bus gratis tidak hanya ditujukan dan terkosentrasin ke daerah di Pulau Jawa. Namun dengan sudah terhubungnya jaringan jalan Tol Trans Sumatera dari Bakauheni hingga Palembang sepanjang 335 km, bahkan dua tahun lagi ditargetkan sudah akan mencapai Pekanbaru, keberadaan bus gratis akan membantu masyarakat yang akan mudik ke Sumatera. Terutama yang menggunakan sepeda motor. Mengurangi pemudik sepeda motor beralih ke transportasi umum adalah pilihan yang bijak dan humanis. Sepeda motor tidak untuk digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Selain itu, pembenahan fasilitas transportasi umum di daerah juga harus sehera dilakukan, supaya pemudik tidak ada alasan lagi membawa kendaraan bermotor dengan alasan buruknya layanan transportasi umum. Harus diakui keberadaan transportasi umum di daerah saat ini sungguuh memprihantinkan dan cenderung makin berkurang. Political will kepala daerah sangat rendah untuk memperhatikan layanan transportasi umum di daerah.

Data dari Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Banten (Maret 2022), di Provinsi Banten terdapat 4 terminal tipe A yang menyediakan 1.431 armada bus, yakni Terminal Terpadu Merak (531 armada bus), Terminal Pakupatan (729 armada bus), Terminal Labuan (112 armada bus) dan Terminal Lebak (59 armada bus).

Sementara itu, kapasitas Pelabuhan Penyeberangan Merak 3.003 unit, sedangkan kapasitas jalan di luar kawasan pelabuhan 2.573 unit. Apabila kedatangan kendaraan tidak terdistribusi secara merata, maka berpotensi terjadi kemacetan hingga area di luar kawasan pelabuhan. Berdasarkan kapasitas pelabuhan 3.003 unit kapasitas kapal (KK) dan kapasitas jalan total di luar Pelabuhan 2.830 KK dengan kapasitas kapal per jam 1.242 unit KK, maka antrian baru akan habis dalam waktu 4 jam 30 menit (BPTD Banten, 2022).

Jalur khusus sepeda dan bus gratis

Memang saat akan menyeberang di Pelabuhan Merak sudah disediakan jalur khusus untuk pemudik sepeda motor. Jalur khusus ini berupa tenda, sehingga tidak kepanasan maupun kehujanan. Prioritas juga diberikan yang membawa anak-anak.

Pengadaan bus gratis ke Sumatera harus menyasar hingga setiap ibukota kabupaten. Memang jumlahnya tidak sebanyak yang di Pulau Jawa. Namun setidaknya untuk memberikan pilihan pemudik sepeda motor.

Hasil survey ketiga Badan Litbang Perhubungan (Maret 2022), menunjukkan penghasilan pemudik terbesar kurang dari Rp 3 juta per bulan (66,9 persen). Penghasilan sebesar itu dapat dipastikan menggunakan sepeda motor dan angkutan umum. Sementara ketersediaan bus kelas ekonomi AKAP sudah makin berkurang. Dalam kesehaarian, masyarakat memilih menggunakan bus kelas eksekutif AKAP. Pada saat mudik, BUS AKAP menggunakan tatif batas atas yang tidak terjangkau masyarakat berpenghasilan kurang dari Rp 3 juta per bulan.***

Djoko Setijowarno - Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata Semarang dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Artikel Terkait

Terkini

Transparansi APBN ala Kemenkeu

Kamis, 18 Agustus 2022 | 01:19 WIB

G20, Inovasi dan Ekonomi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 00:57 WIB

Mereduksi Konflik

Rabu, 17 Agustus 2022 | 23:04 WIB

Ironi Buruh

Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Jiwa Korsa, Pedang Bermata Dua.

Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:14 WIB

Ekonomi Politik

Selasa, 2 Agustus 2022 | 22:29 WIB

Rencana Layanan Perkeretaapian di IKN

Sabtu, 30 Juli 2022 | 05:34 WIB

Manusia dan Teknologi 5.0

Selasa, 26 Juli 2022 | 19:23 WIB

Harga Pangan

Selasa, 26 Juli 2022 | 10:21 WIB

Haji Mabrur

Senin, 18 Juli 2022 | 01:00 WIB

Kurban dan Endemi

Minggu, 17 Juli 2022 | 00:49 WIB

Ketahanan Pangan

Senin, 11 Juli 2022 | 01:00 WIB
X