Hoax Uang Kertas!

- Kamis, 11 Mei 2023 | 06:58 WIB
Yus Dharman
Yus Dharman

 


Oleh : Yus Dharman

SUARAKARYA.ID: Setelah manusia menganggap transaksi barter merepotkan, mereka menggunakan uang emas dan perak sbg alat pembayaranya agar lebih efisien, sehingga mudah di bawa.

Tak terkecuali Amerika Serikat, sejak proklamasi kemerdekaannya pada tahun 1776 menggunakan Coin berbahan Perak sebagai mata uang nya.

Hal tersebut berlangsung selama 97 tahun, kemudian dirubah menjadi uang kertas pada tahun 1873, dg di undangkan nya Undang-Undang ttg Perbaikan Sistem Mata Uang. Yang saat itu disebut Innocent.

Itulah awal hegemoni uang kertas atau fiat money US Dollar sebagai alat tukar, di prakarsai Rostchild yg dibantu oleh JP Morgan & Co,di New York.

Baca Juga: Literasi Digital Pendekatan KAP, Upaya Bersama Tangkal Berita Hoax di NTB

Dicksile & Co di negara bagian Philadelphia, Amerika Serikat. Hargiss & Co di Paris. dan MM Warburg & Co di Jerman dan Belanda. Dsb.
Merupakan institusi keuangan swasta yg me monopoly keuangan AS. Maksud dan tujuannya untuk mengontrol pusat sistem keuangan dan moneter serta meredam kepanikan keuangan akibat krisis yg terjadi pada saat itu.

Karena AS belum memiliki Bank Sentral, maka pada tahun 1913 didirikanlah the Federal Reserved, Bank Sentral Swasta yg mayoritas saham nya dimiliki oleh keluarga Yahudi yakni Rostchild.

The Fed independen karena kebijakan yang dibuat tidak harus memperoleh izin maupun persetujuan dari Kongres AS.

The Fed makin kokoh berdiri setelah dilindungi Undang-Undang The Treasury Federal Reserved Accord thn 1951, serta ditindak lanjuti dg kesepakatan kerja sama antara The Fed dg Departemen Keuangan AS.

Baca Juga: Cegah Hoax Jelang Pemilu 2024, Polri, KPU, Bawaslu, KPI, PWI dan Dewan Pers Gelar Pertemuan

Pada awal berdiri nya, setiap dollar yg dicetak oleh The Fed harus di peg/ convert dg emas, bahwa jumlah fiat money yang beredar sepenuhnya harus didukung oleh simpanan emas yang dititip dalam tempat penyimpanan emas yang dimiliki oleh negara.

Namun pada thn 1971 Presiden Amerika Serikat Richard Nixon, secara sepihak membatalkan peg/konvertibilitas langsung dollar Amerika Serikat terhadap emas.

Untuk menyelamatkan Kas Negara yg habis akibat perang Vietnam.Kebijakan ini mengakhiri sistem Bretton Woods yang mengatur pertukaran finansial ! Artinya fed boleh seenak udel mencetak sebanyak-banyak nya Uang kertas US Dollar, yg ongkos cetak nya hanya 5 (lima) cent dollar per lembar, bayangkan kalau yg dicetak pecahan 100 (seratus) US dollar. Berapa ribu persen untung nya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Publik dan Rokok

Senin, 5 Juni 2023 | 00:45 WIB

Bumi Pertiwi Terhimpit Diantara Dua Gajah

Rabu, 31 Mei 2023 | 12:15 WIB

Catatan Reformasi

Senin, 29 Mei 2023 | 22:46 WIB

Sumber Pendapatan Partai Politik

Sabtu, 27 Mei 2023 | 13:47 WIB

Kuota Haji

Kamis, 25 Mei 2023 | 00:45 WIB

Pemimpin

Senin, 22 Mei 2023 | 17:28 WIB

Jalan Rusak dan Layanan Transportasi Umum

Minggu, 21 Mei 2023 | 16:27 WIB

Polisi Cerdas, Polisi yang Melayani

Jumat, 19 Mei 2023 | 06:01 WIB

Anies dan Masa Depan Korupsi di Indonesia

Kamis, 18 Mei 2023 | 22:21 WIB

Sejarah Konspirasi

Kamis, 18 Mei 2023 | 12:54 WIB

Buku Jendela Dunia

Rabu, 17 Mei 2023 | 00:45 WIB
X