• Minggu, 4 Desember 2022

Harap Menpora dan KONI Pusat Evaluasi Total, Siwo PWI Pusat Siap Kawal Pengusutan Tragedi Sepakbola Kanjuruhan

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 23:04 WIB
Ketua Siwo PWI Pusat Gungde Ariwangsa sampaikan duka cita mendalam dan tuntut usut tuntas Tragedi Kanjuruhan (Ist)
Ketua Siwo PWI Pusat Gungde Ariwangsa sampaikan duka cita mendalam dan tuntut usut tuntas Tragedi Kanjuruhan (Ist)

SUARAKARYA.ID: Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Pusat mengeluarkan pernyataan terkait tragedi Kanjuruhan, pascalaga Arema FC vs Persebaya di Liga 1, Sabtu (1/10/2022).

Tragedi yang membuat sepak bola Indonesia berkabung itu telah menelan korban jiwa lebih dari 100 orang.  Siwo Pusat yang memiliki 35 perwakilan daerah se-Indonesia turut prihatin atas tragedi yang mencoreng dunia olahraga dan nama bangsa Indonesia itu.

Sejauh ini korban jiwa di Kanjuruhan menurut pihak kepolisian mencapai 129 orang. Sementara data dari Arema Crisis Center sebanyak 134 orang dinyatakan meninggal dunia.

Melihat dari data sementara jumlah korban meninggal dunia itu, tragedi Kanjuruhan merupakan yang terbesar di dunia sepakbola setelah tragedi di Stadion Nasional (Estadio Nacional), Lima, Peru, saat pertandingan Peru melawan Argentina tahun 1964 yang menewaskan 326 orang.

Baca Juga: Update Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang Korban Tewas Menjadi 174 Orang, Mayoritas Tak Bawa Identitas

Atas kejadian tersebut, Siwo PWI Pusat dalam rilisnya yang ditandatangani Ketua AAGWA Ariwangsa dan Sekretaris, Suryansyah menyampaikan pernyataan keprihatinan sebagai berikut:

  1. Siwo PWI Pusat menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas tragedi yang menelan korban 129 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya masih menjalani perawatan.
  2. Siwo PWI Pusat mengimbau agar tragedi itu diusut tuntas sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Siwo PWI Pusat berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga agar dalam melaksanakan pertandingan sepakbola maupun kegiatan olahraga lainnya benar-benar dilakukan dengan SOP yang ketat dan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan mengacu aturan yang ditetapkan federasi internasional cabang olahraga tersebut.
  3. Siwo PWI Pusat memperingatkan, tragedi yang merenggut korban ratusan jiwa lebih itu akan mengarahkan sorotan dunia internasional kepada Indonesia mengingat ini merupakan peristiwa terbesar kedua dalam jumlah korban jiwa pada pelaksanaan pertandingan sepakbola. Sorotan tersebut menurut Siwo PWI Pusat akan bisa berdampak membahayakan bagi posisi Indonesia dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah Piada Dunia Sepakbola U-23 dan event sepakbola internasional lainnya tahun 2023.
  4. Siwo PWI Pusat berharap Pengurus Pusat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PP PSSI) segera memanggil pihak yang terkait dengan pelaksanaan pertandingan tersebut. Selain itu PSSI diminta bukan saja memfokuskan tentang standarisasi fasilitas stadion namun juga memperhatikan juga dengan serius tentang keamanan dan kenyamanan bagi pelaku dan penonton pertandingan.
  5. Siwo PWI Pusat mengharapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) bersama Kapolri, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan PSSI mengevalusi secara menyeluruh tragedi tersebut.
  6. Siwo PWI Pusat dengan 35 Siwo PWI Daerah termasuk di Jawa Timur akan mengawal pengusutan dan penyelesaian tragedi ini sehingga sepakbola menjadi cabang olahraga yang aman dan nyaman untuk ditonton serta berprestasi membanggakan bagi Indonesia.

Baca Juga: Manchester United Sangat Berduka atas Tragedi Sepakbola di Kanjuruhan Malang

"Semoga tragedi ini menjadi perhatian serius semua pihak, sehingga tidak akan terulang di kemudian hari. Jayalah olahraga Indonesia," kata Ariwangsa.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Senegal Tetap Berbahaya Tanpa Mane, Inggris Waspada

Minggu, 4 Desember 2022 | 16:53 WIB

Piala Dunia 2022, Belanda Melaju ke Perempat Final

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:51 WIB

Gamangnya Argentina dan Strategi Bertahan Australia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:33 WIB

Piala Dunia 2022, Preview Timnas Brasil VS Kamerun

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:41 WIB

Kejurnas Bulutangkis Diikuti 628 Atlet

Kamis, 1 Desember 2022 | 15:20 WIB
X