• Minggu, 4 Desember 2022

Prihatin Tragedi Kanjuruhan Malang, Massa Bonek Batal Rayakan Kemenangan Persebaya atas Arema

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:53 WIB
Bangkai kendaraan yang tersisa dari tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang
Bangkai kendaraan yang tersisa dari tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang

SUARAKARYA.ID: Suporter Persebaya (Bonek) batal merayakan kemenangannya atas Arema FC dalam laga yang berujung ricuh di Stadion Kanjuruhan Malang, yang menewaskan lebih dari 127 orang tersebut. Massa Bonek menyatakan ikut prihatin atas tragedi yang memilukan tersebut.

Menurut Koordinator Green Nord, Husein Gazali, awalnya memang massa Bonek akan menggelar konvoi menjemput rombongan tim Persebaya. Tapi belakangan merasa merasa tidak pantas merayakan kemenangan dalam laga Aerma Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang tersebut.

"Kami rencana ada penjemputan pemain, terus kami update banyaknya korban jiwa (di Stadion Kanjuruhan Malang) sehingga kami prihatin. Kami tidak akan menari di atas penderitaan orang," ujarnya seperti dilansir dari bola.net, Minggu (2/10/2022).

Baca Juga: Identitas Korban Insiden di Laga Arema Vs Persebaya di Kanjuruhan Malang, Belasan Belum Dikenali

Mengatasnamakan Bonek, dia menyatakan ikut berbelasungkawa atas tragedi 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang tersebut. Pihaknya juga meminta agar dilakukan investigasi untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Berdasarkan pengakuan penonton, aparat menembakkan beberapa kali gas air mata ke arah suporter yang ada di lapangan. Silih berganti, suporter menyerang aparat dari sisi selatan dan utara.

Di dalam lapangan juga terjadi aksi tembak-tembakan gas air mata ke arah suporter. "Para suporter yang panik karena gas air mata, semakin ricuh di atas tribun. Mereka berlarian mencari pintu keluar. Tapi sayang pintu sudah sesak karena suporter panik terkena gas air mata,' kata dia.

Baca Juga: Identitas Polisi Yang Gugur saat Kerusuhan Laga Arema FC Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang

penonton juga menyebut, di dalam stadion, penonton penuh sesak karena gas air mata yang ditembakkan dari berbagai arah. Padahal untuk keluar stadion sudah tidak bisa karena penuh sesak.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Senegal Tetap Berbahaya Tanpa Mane, Inggris Waspada

Minggu, 4 Desember 2022 | 16:53 WIB

Piala Dunia 2022, Belanda Melaju ke Perempat Final

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:51 WIB

Gamangnya Argentina dan Strategi Bertahan Australia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:33 WIB

Piala Dunia 2022, Preview Timnas Brasil VS Kamerun

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:41 WIB

Kejurnas Bulutangkis Diikuti 628 Atlet

Kamis, 1 Desember 2022 | 15:20 WIB
X