• Minggu, 27 November 2022

Tragedi Kanjuruhan Akan Diingat Sepanjang Masa

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:05 WIB
Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca kerusuhan.
Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca kerusuhan.

 

SUARAKARYA.ID: Orang selama ini ingat Tragedi Heysel 1985 sebagai sebuah peristiwa kerusuhan sepakbola terburuk sepanjang masa.

Pada final Piala Champions antara Juventus vs Liverpool tersebut kerusuhan menewaskan 35 orang penonton.

Namun kini ada kejadian yang lebih parah dari Tragedi Heysel. Peristiwanya terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, dengan korban tiga kali lipat lebih nyawa melayang.

Baca Juga: Kronologi Kerusuhan Supporter di Stadion Kanjuruhan Malang, FIFA Larang Gas Air Mata

Baca Juga: Buntut 127 Orang Tewas di Laga Arema FC Vc Persebaya, Arema Dirikan Crisis Center

Kerusuhan yang terjadi pasca laga Arema FC vs Persebaya yang berkesudahan dengan skor 2 – 3 untuk Persebaya Surabaya itu menyulut kemarahan supporter tuan rumah.

Penonton merangsek masuk lapangan dan terjadi kepanikan massa sehingga jumlah persolel keamanan yang tidak berimbang dengan massa penonton melepaskan gas air mata.

Korban meninggal terhitung 127 orang disinyalir akibat berdesak-desakan menyelamatkan diri setelah pihak keamanan menyemprotkan gas air mata untuk mengamankan situasi.

Gerak cepat pihak Kepolisian menembakkan gas air mata kepada penonton menimbulkan kepanikan penonton yang masih di dalam lapangan dan juga yang ada di tribun.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belgia vs Maroko Jadi Partai Panas Malam ini

Minggu, 27 November 2022 | 20:31 WIB

Iran Hajar Wales 2 - 0 di Injury Time

Jumat, 25 November 2022 | 20:16 WIB

Ronaldo Dituding Diving, Harusnya Portugal Tak Menang

Jumat, 25 November 2022 | 10:16 WIB
X